DPRD DKI Minta PKS-Gerindra Segera Rampungkan Nama Cawagub DKI

    Cindy - 27 November 2019 02:24 WIB
    DPRD DKI Minta PKS-Gerindra Segera Rampungkan Nama Cawagub DKI
    Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Susanto
    Jakarta: Sejumlah anggota DPRD DKI meminta Fraksi PKS dan Gerindra DPRD DKI merampungkan calon wakil gubernur (cawagub) DKI pengganti Sandiaga Uno. Mereka diminta mengutamakan kepentingan warga DKI Jakarta.

    "Kami percaya PKS dan Partai Gerindra bisa mengutamakan kepentingan masyarakat DKI Jakarta di atas kepentingan pribadi, golongan atau kepentingan Partai masing-masing," kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andriano saat dihubungi medcom.id, Selasa, 26 November 2019.

    Menurutnya kepentingan masyarakat paling utama dibanding kepentingan lainnya. Pembangunan kesejahteraan masyarakat DKI Jakarta harus dipercepat.

    "Percepatannya dengan kinerja maksimal eksekutif yang kompeten, lengkap dan efektif. Wagub DKI harus ditentukan segera," ucap Wibi.

    Hal serupa dituturkan Anggota Komisi E DPRD DKI Fraksi PDIP Ima Mahdiah. Dia meminta PKS dan Gerindra segera menyelesaikan pemilihan jabatan orang nomor dua DKI itu.

    "Kalau kelamaan yang rugi warga Jakarta. Karena Gubernur Anies Baswedan sendiri sangat terlihat kerepotan mengurus Jakarta sebagai Gubernur tanpa wakil," terang Ima.

    Lanjutnya, penetapan wagub DKI seharusnya dapat berlangsung cepat. Hanya saja terkendala nama calon yang belum rampung.

    "Sebenarnya di DPRD DKI bisa cepat voting asal sudah ada nama yang fix dari partai pengusung," sambungnya.

     Sementara menurut Anggota DPRD DKI Fraksi PSI William Aditya, penetapan wagub DKI dapat dipercepat dengan komunikasi politik antara PKS dengan fraksi DPRD lainnya. Sebab yang nantinya akan memilih cawagub adalah para anggota DPRD DKI.

    "Satu-satunya cara adalah mereka harus melakukan lobi ke setiap anggota DPRD karena yang memilih adalah masing-masing individu anggota DPRD," imbuh William.

    Kursi wagub DKI kosong sejak Senin, 27 Agustus 2018, saat pemangku jabatan, Sandiaga Uno, memutuskan mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Posisi wagub menjadi jatah Gerindra dan PKS yang mengusung Sandiaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

    PKS menyodorkan dua kadernya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Namun, pemilihan wagub berlangsung alot di DPRD DKI. Hingga anggota DPRD 2014-2019 turun jabatan, cawagub terpilih belum ditentukan.
     
    Gerindra kemudian menyodorkan empat cawagub: Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Juliantono dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria. Mereka tengah menunggu restu PKS.
     
    Namun, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan posisi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub tak bisa diganggu gugat. Kursi wagub masih menjadi hak PKS. Setiap cawagub yang diusung, termasuk empat kandidat dari Gerindra, harus disetujui PKS.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id