Lokasi Binaan Kota Tua Dikeluhkan PKL

    Akmal Fauzi - 10 Oktober 2017 10:25 WIB
    Lokasi Binaan Kota Tua Dikeluhkan PKL
    Foto aerial pengerjaan revitalisasi jalur pedestrian di pinggir Kali Krukut kawasan Kota Tua, Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.



    medcom.id, Jakarta: Baru saja diresmikan pada Kamis 5 Oktober 2017, lokasi binaan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cengkeh, Kota Tua, Jakarta Barat, langsung dikeluhkan para pedagang. Parkir liar hingga sepinya pembeli menjadi masalah.

    Budi, salah satu pedagang di lokasi binaan Taman Kota Intan, mengatakan dagangannya sering enggak laku barang sebiji sejak pindah ke situ. Padahal, ketika masih berjualan seenaknya di trotoar, dagangannya justru laris manis.

     



    "Gara-gara parkir liar itu, warga tidak ada yang ke lokasi binaan saat mengunjungi Kota Tua," keluh Budi, Senin 9 Oktober 2017.

    Lokasi binaan Taman Kota Intan seluas 1,2 hektare dibangun untuk menjadi tempat pemusatan PKL yang berdagang di kawasan Museum Fatahilah Kota Tua. Berjarak 200 meter dari museum, lokasi binaan itu diharapkan dapat menghapus kesemrawutan di alun-alun depan Museum Fatahilah.

    Di lokasi binaan itu tersedia lahan parkir untuk bus, mobil, dan sepeda motor. Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta menyebut parkir semua kendaraan pengunjung dipusatkan di lokasi binaan tersebut.

    Namun nyatanya, di kawasan Kota Tua masih terdapat parkir liar yang berada di depan ruko maupun trotoar sepanjang Jalan Pos Kota maupun Jalan Kunir. Parkir itu dikelola warga dengan tarif Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp7.000 untuk mobil. Kawasan itu pun kembali semrawut karena kendaraan diparkir seenaknya.

    Baca: ?Kota Tua Kini tak Tampak Renta

    Berdasarkan pantauan, parkir liar itu justru jadi pilihan pengunjung yang datang ke kawasan Museum Fatahillah Kota Tua. Alhasil, lalu lintas kendaraan di Jalan Kunir pun tersendat hingga menyebabkan kemacetan lantaran banyak kendaraan parkir di bahu jalan.

    Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKM-P) DKI Jakarta Irwandi mengatakan, keberadaan parkir liar di kawasan Kota Tua berpengaruh terhadap ramainya pengunjung di lokasi binaan Taman Kota Intan. Pihak terkait diharapkan menertibkan parkir liar di kawasan itu.

    "Itu otomatis yang buat PKL di Jalan Cengkeh jadi sepi pembeli. Kalau sepi, PKL bisa-bisa balik lagi ke jalan," ucap Irwandi khawatir.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id