Sandi Ingin Pengelolaan Limbah DKI Mencontoh Jepang

    Nur Azizah - 26 Februari 2018 17:43 WIB
    Sandi Ingin Pengelolaan Limbah DKI Mencontoh Jepang
    Petugas dengan alat berat (becko) mengangkut sampah yang menumpuk karena tersangkut di Jembatan KH Abdulah Syafe'i, Kampung Melayu, Jakarta. Foto: Antara/Galih Pradipta.
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno ingin Jakarta mencontoh Jepang dalam mengelola limbah, sungai, dan listrik. Keinginan itu dilontarkan usai berkunjung ke 'Negeri Sakura' itu, Senin, 19 Februari, hingga Sabtu, 24 Februari 2018.

    Sandi mengagumi kondisi sungai dan pengolahan limbah di Jepang yang berkembang pesat. Sementara itu, di Indonesia, sistem pengelolaannya masih tertinggal. Sistem pengelolaan sungai dan limbah di Indonesia sama seperti keadaan di Jepang pada 1958.

    "Saat ini Jepang telah mengembangkan teknologi untuk mengolah limbah buangan dari rumah tangga seperti septik tank dan lainnya," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 26 Februari 2018.

    Yang membuatnya kagum adalah tempat pembuangan limbah di Jepang tetap bersih dan tidak bau. Ia lantas menceritakan awal mula Jepang mendirikan pengolahan limbah.

    "Awalnya Jepang memasang iklan di public space. Lalu sosialisasi ke setiap rumah tangga," ujar Sandi.

    Saat ini, setiap wilayah disediakan fasilitas konstruksi untuk membantu rumah tangga yang ingin beralih ke sistem sewerage (penyaluran air buangan) dengan menggunakan pipa jacking. Tiap rumah tangga yang mau beralih ke sewerage akan diberikan subsidi. 

    "Air dari limbah rumah tangga akan dialirkan ke gorong-gorong besar yang bermuara di plant sewerage melalui beberapa tahap menggunakan teknologi dan mikroorganisme," papar dia.

    Baca: Mengubah Kebiasaan Masyarakat Demi Sungai Citarum Bersih

    Yang hebat, lanjut Sandi, selama kurang lebih delapan jam air limbah yang tercemar menjadi bening kembali. Setelah itu dialirkan ke sungai. Endapan hasil pemisahan air dan limbah digunakan sebagai campuran bahan konstruksi bangunan.

    "Pemerintah Jakarta berharap dapat membangun plan seperti ini dan dapat menerapkannya," pungkas Sandi

    Selain itu, Sandi juga membahas ihwal promosi pariwisata di Jakarta, khususnya di Kepulauan Seribu dan Kota Tua. Dia juga tak lupa membahas soal kerja sama di bidang UMKM. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id