comscore

Diberlakukan 2 Pekan, Ini 4 Hal Tentang Jam Malam di Zona Merah Jakarta

Sri Yanti Nainggolan - 23 April 2021 10:58 WIB
Diberlakukan 2 Pekan, Ini 4 Hal Tentang Jam Malam di Zona Merah Jakarta
Petugas berjaga di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Desember 2020 malam. Foto: MI/ Andri Widiyanto
Jakarta: DKI Jakarta memberlakukan jam malam pada area rukun tetangga (RT) yang masuk dalam zona merah covid-19. Tujuannya untuk menghindari meluasnya penyebaran virus covid-19. 

Aturan tersebut dikeluarkan dalam regulasi perpanjangan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro pada 19 April hingga 3 Mei 2021. Yakni, dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro Tingkat RT.
 
"Membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00 WIB," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam salinan Ingub yang dikutip Medcom.id, Rabu, 21 April 2021.
Berikut adalah beberapa hal terkait pemberlakuan jam malam di RT zona merah covid-19:

1. Pengertian RT zona merah covid-19

RT masuk zona merah jika ditemukan lebih dari lima rumah dengan konfirmasi kasus positif covid-19. Pihak RT mesti melakukan sejumlah pengendalian penyebaran virus korona di zona merah. 

"Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan yang ketat," jelas Anies.

2. Jumlah RT zona merah 10 persen

Terdapat 2.659 RT yang masuk zona merah covid-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut jumlah itu tak banyak.
 
"Jakarta ini kan ada 30 ribuan RT. Jadi, sesungguhnya cuma sedikit dibanding jumlah RT yang ada. Dan Jakarta kan sudah keluar dari zona merah," kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Kamis, 22 April 2021.
 
Zona merah terbanyak di Jakarta Barat sebanyak 755 RT, Jakarta Timur 634 RT, dan Jakarta Selatan 571 RT. Kemudian, Jakarta Utara 488 RT, Jakarta Pusat 210 RT, dan Kepulauan Seribu 1 RT.

3. Sejumlah portal jalan akan ditutup

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di tingkat RT dipastikan bakal memperketat aktivitas masyarakat di zona merah. Langkah ini untuk mendukung kebijakan jam malam.
 
"Nanti kan setiap jalan ada portal-portal. Nanti ditutup oleh RT setempat, keamanan setempat, masyarakat setempat," papar Riza. 
 
Ariza meyakini langkah tersebut dapat menekan kerumunan masyarakat di malam hari, terutama pada wilayah zonah merah. Dia meminta masyarakat menaati ketentuan tersebut.

4. Aturan jam malam diminta disosialisasikan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, meminta aturan detail pengawasan serta sanksi aturan segera diselesaikan pekan ini. Sehingga, ada jeda waktu sosialisasi sebelum hari raya Idulfitri. 

"Ini sudah memasuki minggu kedua puasa. Aturan ini baru akan efektif jika sudah disosialisasikan intensif ke warga. Jangan sampai menimbulkan kericuhan karena banyak yang belum paham aturan ini," tutur Anggara dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 April 2021.

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id