Kompetisi Daring SMP se-DKI Jakarta Harus Antisipasi Kendala Jaringan

    Theofilus Ifan Sucipto - 17 Februari 2021 06:10 WIB
    Kompetisi Daring SMP se-DKI Jakarta Harus Antisipasi Kendala Jaringan
    Ilustrasi pembelajaran daring/Medcom.id

    Jakarta: Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mewanti-wanti panitia kompetisi daring SMP DKI Jakarta mempersiapkan teknis dengan matang. Salah satunya, koneksi internet dan listrik saat peserta menjalani kompetisi.

    “Ini harus jadi perhatian dan ada dalam klausul pelaksanaan lomba,” tegas Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP & SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ali Mukodas, dalam telekonferensi, Selasa, 16 Februari 2021.


    Ali menyambut baik inisiatif Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) DKI Jakarta yang menggelar kompetisi daring. Namun, jaringan internet yang buruk dan mati listrik menjadi kasus klasik saat gelaran kegiatan online.

    Setelah semua aturan teknis matang, pelaksanaan lomba baru bisa digelar. Ali optimistis kompetisi daring SMP DKI Jakarta membawa banyak manfaat bagi guru dan siswa.

    “Ini meningkatkan kreativitas peserta didik dan guru untuk belajar kritis, kreatif, dan inovatif,” tutur dia.

    Baca: Stake Holder Dituntut Berpikir Dinamis Guna Kembangkan Pendidikan?

    Sementara itu, Chief Marketing Officer PesonaEdu, Ira Anindita, mengaku telah mengantisipasi masalah internet dan listrik. Salah satunya, mengecek kesiapan alat dan koneksi internet sebelum lomba dimulai.

    “Sebelum kompetisi juga ada simulasi apakah peserta bisa mengakses halaman kompetisi dengan baik,” kata Ira.

    Seluruh peserta, kata Ira, juga diimbau mempersiapkan koneksi atau gawai cadangan. Peserta yang putus jaringan saat mengerjakan soal tidak perlu khawatir mengulang dari awal.

    “Kalau sudah mengerjakan dan terputus koneksinya, jawabannya tersimpan sehingga bisa dilanjutkan,” terang dia.

    Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) DKI Jakarta bekerja sama dengan PesonaEdu dan Bakti BCA menggelar kompetisi daring tingkat SMP DKI Jakarta. Kompetisi bertujuan memacu semangat pelajar di tengah pandemi covid-19.

    Kompetisi berlangsung mulai 18 Februari hingga 2 Maret 2021. Ada tiga mata pelajaran yang dilombakan, yakni ilmu pengetahuan alam (IPA), matematika, dan Bahasa Indonesia.

    MGMP menggandeng PesonaEdu sebagai penyedia plaftorm tes dan tim teknis. Kemudian, tim Bakti BCA menyediakan hadiah bagi 108 pemenang.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id