Anies Ingin Pengemudi Bagi Ruang dengan Sepeda

    Cindy - 26 November 2019 15:58 WIB
    Anies Ingin Pengemudi Bagi Ruang dengan Sepeda
    Pengendara sepeda melintas di Jalur sepeda kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 20 September 2019. Foto: MI/Saskia Anindya Putri
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi penertiban kendaraan bermotor di jalur sepeda. Dia menilai langkah tegas itu perlu dijalankan untuk menghargai para pegowes.

    "Ini adalah soal mulai membiasakan sharing ruang. Ruang jalan itu dibagi antara kendaraan roda empat, roda dua bermotor, dan roda dua dikayuh, yaitu sepeda," kata Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, 26 November 2019. 

    Menurut dia, penertiban di jalur sepeda bukan semata-mata untuk pemberian sanksi bagi pelanggar. Langkah hukum ini ditujukan mengubah cara pandang masyarakat dalam berkendara. 

    "Dari perilaku mengemudi memikirkan diri sendiri menjadi perilaku mengemudi memikirkan secara kolektif," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. 

    Anies mengatakan penertiban perlu dilakukan mengingat jalur sepeda akan dibuat hingga 500 kilometer. Sementara itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI baru menyiapkan jalur sepanjang 63 kilometer.

    Polisi mulai menilang pengendara yang melintasi jalur sepeda di jalanan DKI Jakarta. Sebanyak 66 pelanggar ditilang saat hari pertama penerapan sanksi, Senin, 25 November 2019.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor. Mereka paling banyak terjaring di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. 

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 128 Tahun 2019 Tentang Penyediaan Lajur Sepeda. Pengendara kendaraan roda dua dan roda empat tak diperkenankan melalui jalur sepeda.

    Pengendara nakal bisa dikenakan Pasal 287 ayat (1) Tentang Pelanggaran Rambu atau Marka Jalan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Mereka bisa didenda maksimal Rp500 ribu atau pidana penjara maksimal dua bulan.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id