PKS-Gerindra Berkompromi Tentukan Pendamping Anies

    Cindy - 26 November 2019 14:29 WIB
    PKS-Gerindra Berkompromi Tentukan Pendamping Anies
    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra tengah berunding menyelesaikan pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) pengganti Sandiaga Uno. Polemik penentuan pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berlangsung lebih dari setahun.

    "Sekarang itu dalam proses pertemuan DPP (dewan pimpinan pusat) dengan DPP, kita belum tahu hasilnya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 26 November 2019.

    Melalui surat resmi yang dikirim ke DPRD, kata dia, nama yang diajukan sebagai wagub DKI masih dua: Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Keputusan ini dapat diganti apabila ada surat resmi baru.

    "Jadi jawaban kita normatif sampai detik ini belum ada perubahan dari yang sudah ditetapkan surat resminya," ucap Suhaimi.

    Suhaimi menegaskan dalam masalah ini yang terpenting hasil kesepatan dari kedua partai pengusung. PKS dan Gerindra harus memilih tetap menggunakan dua cawagub dari PKS atau menambah calon baru dari Gerindra.

    "Yang penting itu hasilnya nanti. Surat resminya (pengajuan cawagub) itu dari DPP tentu ditandatangani oleh dua partai pengusung itu siapa. Itu yang kita tunggu," pungkas dia.

    Kursi wagub DKI kosong sejak Senin, 27 Agustus 2018, saat pemangku jabatan, Sandiaga Uno, memutuskan mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Posisi wagub menjadi jatah Gerindra dan PKS yang mengusung Sandiaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

    PKS menyodorkan dua kadernya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Namun, pemilihan wagub berlangsung alot di DPRD DKI. Hingga anggota DPRD 2014-2019 turun jabatan, cawagub terpilih belum ditentukan.
     
    Gerindra kemudian menyodorkan empat cawagub: Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Juliantono dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria. Mereka tengah menunggu restu PKS.
     
    Namun, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan posisi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub tak bisa diganggu gugat. Kursi wagub masih menjadi hak PKS. Setiap cawagub yang diusung, termasuk empat kandidat dari Gerindra, harus disetujui PKS.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id