Perlu Sanksi Tegas untuk Pengendara Motor

    Christian - 16 Juli 2020 20:00 WIB
    Perlu Sanksi Tegas untuk Pengendara Motor
    Penertiban kendaraan yang parkir di trotoar/Medcom.id/Cristian.
    Jakarta: Sanksi bagi pengendara motor yang memarkir kendaraan sembarangan, dinilai terlalu ringan. Kasiop Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Syamsul Mirwan, menyebut sanksi itu tak menimbulkan efek jera.

    "Ya itu denda kan hanya Rp100 ribu buat motor, sangat kecil segitu harus ditinggikan dan motor juga ditahan hingga dua hari biar pada kapok," kata Syamsul saat diwawancarai di tengah-tengah penertiban di depan Transmart Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Juli 2020.

    Dia membandingkan sanksi bagi pengendara yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online atau ojek pangkalan, dengan pengendara mobil. Denda bagi pengemudi kendaraan roda empat yang parkir sembarangan mencapai Rp500 ribu.

    "Jadi jera mereka," kata Syamsul.

    Dia mencontohkan penertiban 67 kendaraan ojek online dan pangkalan hari ini, Kamis, 16 Juli 2020. Mayoritas mereka yang mendapat sanksi sudah pernah menerima tindakan serupa.

    "Jumlah kendaraan roda dua cukup banyak 67 kendaraan, rata-rata ojol yang terjaring. Ada yang diangkut jaring, ditilang, dan operasi cabut pentil (OCP)," ucap Syamsul.

    Syamsul berharap ada regulasi yang lebih tegas. Sehingga menimbulkan efek jera dan pelanggaran tak berulang.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id