Pemprov DKI Diminta Tak Buru-buru Buka Sekolah Tatap Muka

    Theofilus Ifan Sucipto - 24 November 2020 09:56 WIB
    Pemprov DKI Diminta Tak Buru-buru Buka Sekolah Tatap Muka
    Ilustrasi korona. Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tidak gegabah membuka sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka. Wacana itu harus melihat perkembangan zona covid-19 dan berkolaborasi dengan banyak pihak.

    “Harus dilakukan dengan tahapan-tahapan sehingga tidak buru-buru harus masuk kelas dan tatap muka,” kata anggota Komisi E DPRD DKI, Solikhah, kepada Medcom.id, Selasa, 24 November 2020.

    Solikhah mengusulkan pembukaan sekolah tatap muka memperhatikan zona covid-19 di Jakarta. Misalnya, membuka sekolah di zona hijau dan kuning.

    “Tapi zona merah dalam satu wilayah (sekolah tatap muka) tidak boleh dibuka,” ujar dia.

    Solikhah mengapresiasi wacana pemberian formulir kesiapan pembukaan sekolah tatap muka pada orang tua siswa. Menurut dia, tidak semua orang tua sepakat dengan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi.

    Seluruh upaya itu harus dilakukan bersama-sama. Mulai Dinas Pendidikan DKI, Dinas Kesehatan DKI, Dinas Sosial DKI, hingga orang tua.

    (Baca: Pemprov DKI Diminta Buat Kajian Protokol Kesehatan Sekolah Tatap Muka)

    “Termasuk berkolaborasi dengan pemangku kepentingan seperti pakar pendidikan diajak berdiskusi apakah (sekolah tatap muka) memungkinkan dan aman,” papar Wakil Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

    Solikhah meminta Pemprov DKI serius mengkaji dan berkolaborasi soal wacana sekolah tatap muka. Supaya para siswa nyaman dan kesehatannya tetap terjaga.

    “Pokoknya jangan main-main dengan generasi muda supaya sehat dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tegas dia.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyebut pihaknya siap jika sekolah di Jakarta kembali menjalankan pembelajaran tatap muka. Namun, mekanisme pembukaan sekolah menunggu regulasi khusus dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
     
    "Kami akan melakukan finalisasi ini (SKB), melakukan finalisasi ini untuk memberikan laporan kepada Bapak Gubernur untuk disampaikan menjadi sebuah keputusan (regulasi)," kata Nahdiana dalam diskusi daring Persiapan Buka Sekolah di Tengah Pandemi, Minggu 22 November 2020.
     
    Namun, Anies belum bisa memutuskan membuka kegiatan belajar tatap muka di sekolah pada Januari 2021. Anies menuturkan pihaknya akan mengkaji pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah pada Desember 2020. Pengkajian berdasarkan kondisi pandemi covid-19 di Jakarta.
     
    "Saat ini belum ada keputusan apakah bulan Januari (2021) itu akan mulai belajar di sekolah atau tidak, nanti kita akan komunikasi (dengan Kemendikbud)," kata Anies.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id