KAI dan MRT Patungan untuk Integrasi Transportasi

    Ilham Pratama Putra - 09 Desember 2019 11:27 WIB
    KAI dan MRT Patungan untuk Integrasi Transportasi
    Ilustrasi MRT Jakarta. ANT/Aprilio Akbar.
    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia bekerja sama dengan PT MRT Jakarta. Dua perusahaan itu membentuk joint venture untuk mewujudkan integrasi transportasi publik di ibu kota.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi eksekusi perusahaan patungan ini. PT MRT Jakarta memiliki 51 persen saham perusahaan dan PT KAI sebesar 49 persen.

    "Itu artinya jutaan penduduk Jakarta akan bisa berpindah dari satu moda ke moda lain secara leluasa, secara mudah. Integrasi ini dalam aspek manajemen, dalam aspek rute, dan dalam ticketing," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin 9 Desember 2019.

    Anies berharap integrasi ini memberikan pelayanan ekstra bagi penumpang. Masyarakat bisa lebih mudah berpindah antarmoda transportasi.

    "Sehingga, dalam waktu kurang dari dua bulan, (kerja sama) sudah tuntas sampai HoA (Head of Agreement atau perjanjian awal)," tambah Anies. 

    Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wijoatmodjo hadir dalam penandatanganan kerja sama itu. Ia menargetkan perusahaan gabungan ini efektif pada 2020.

    Hal itu sebagai wujud komitmen BUMN dalam bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur dan konektivitas. Sementara itu, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro menjamin pembentukan perusahaan demi mendongkrak minat masyarakat dalam menggunakan transportasi massal.
     




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id