Megafon Peringatan Banjir Diniai Tak Bermanfaat

    Zaenal Arifin - 20 Januari 2020 19:21 WIB
    Megafon Peringatan Banjir Diniai Tak Bermanfaat
    Megafon peringatan bencana di Bidara Cina, Jaktim. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
    Jakarta: Warga menyebut megafon peringatan dini banjir di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, hanya berfungsi empat kali selama delapan tahun. Keberadaaan fasilitas itu dikeluhkan.

    "Itu pun semuanya bunyi pas musim panas, pas enggak banjir. Justru pas banjir enggak pernah berfungsi sama sekali," kata Ketua RW 07, Bidara Cina, Mamat Sahroni, 58, 

    Menurut dia, alat disaster warning system (DWS) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta itu berbunyi empat kali pada 2016. Setelah itu, alat itu membisu.

    Pada Rabu, 1 Januari 2020, saat air Sungai Ciliwung meluap hingga menyebabkan banjir di Bidara Cina, pengeras suara tak berfungsi. Warga menilai pemasangan alat itu sia-sia.

    "Sampai sekarang enggak pernah terasa manfaatnya," jelas dia.

    BPBD DKI Jakarta menilai pengeras suara peringatan bencana tak hanya untuk peringatan banjir. Sistem ini juga menginformasikan bencana alam lainnya.

    "Jadi bukan hanya info ketinggian air di (Bendung) Katulampa saja. Tapi semua peringatan dini bencana entah itu cuaca buruk dan lain-lain," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo kepada Medcom.id, Sabtu, 18 Januari 2020.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id