Pembangunan MRT Jakarta Fase II Dikebut

    Rifaldi Putra irianto - 26 Juli 2019 07:49 WIB
    Pembangunan MRT Jakarta Fase II Dikebut
    Ilustrasi mrt. (Foto: AFP/Bay Ismoyo)
    Jakarta: Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar menegaskan progres pembangunan moda raya terpadu (MRT) Jakarta fase II terus berjalan. Pembangunan fase II yang akan menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga ke Kota terus dikebut.

    Wiliam mengakui kelambatan terjadi pada pembangunan dinding diagframa untuk gardu induk Monas. Paket CP200 yang sudah mulai pekerjaanya membangun dinding diafragma untuk gardu induk Monas pada Juli baru mencapai 21,24%, meleset dari target sebesar 46,8%.

    "Fase II untuk yang CP200 sudah mulai gali dan pengecoran lantai kerja, progresnya sampai 21 Juli sekitar 21,24%. Kita akan kejar untuk selesai akhir tahun ini," janji William, di Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

    Sementara itu, untuk paket lainnya, proses pengadaan masih terus dilakukan. Untuk paket CP201 yang akan membangun jalur Bundaran HI ke Monas saat ini pelelanganya masih terus berjalan, sedangkan CP202 dan CP203 yang meneruskan pembangunan jalur sampai ke Kota masih dalam proses masuk ke pelelangan.

    Baca juga: ITDP Kaji Konsep Stasiun MRT yang Ramah Pejalan Kaki

    "Proses pengadaan fase II terus berlanjut, CP201 pelelangannya terus berjalan, CP202 dan 203 sebenarnya ini agak terlambat, tapi dokumen tender sudah selesai dan segera kita tenderkan," ungkap dia.

    Untuk paket CP204 atau proyek pembangunan depo masih akan menunggu surat penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal izin lahan di Ancol Barat.

    "CP204 belum karena ini kaitannya ke depo di Ancol, butuh surat penugasan Gubernur," ucapnya

    Sementara itu, paket CP205 untuk pekerjaan sistem perkeretaapian (railway systems) dan rel (track works). Paket CP206 fokus pada pekerjaan kereta (rolling stock) diharapkan dapat ditenderkan tahun ini.

    Bila sesuai jadwal, jelas William, pembangunan jalur MRT fase II akan dimulai pada Februari 2020 dengan target rampung akhir 2024.

    Baca juga: MRT Fase II, HI - Kota Tua 20 Menit

    Di sisi lain, sejak 1-24 Juli 2019 tercatat 94.824 penumpang MRT. Jumlah ini meningkat 15,9% dari penumpang MRT pada Juni sebanyak 81.816 orang.

    "Kenaikan Juni ke Juli cukup besar, yakni 15,9%, mulanya Juni sekitar 81 ribu ke 94 ribu," jelasnya.

    Ia pun berharap, jumlah penumpang yang terus merangkak naik tersebut dapat bertahan, bahkan mencapai angka 100 ribu penumpang. Untuk performa tepat waktu, jelas dia, ketepatan waktu tempuh kereta MRT antarstasiun mencapai 100 persen.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id