Sanksi Penggunaan Kantong Plastik Belum Diberlakukan

    Sri Yanti Nainggolan - 10 Juli 2020 13:37 WIB
    Sanksi Penggunaan Kantong Plastik Belum Diberlakukan
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI belum menerapkan sanksi pada pedagang pasar atau pengelola swalayan yang masih menggunakan kantong plastik sekali pakai. Namun, pengawasan terus dilakukan. 

    "Kalau ada temuan, dikasih waktu," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih saat dikonfirmasi, Jumat, 10 Juli 2020. 

    Pihaknya fokus melakukan imbauan dan pengawasan di pasar dan swalayan yang masih menggunakan kantong plastik sekali pakai. Menurut dia, ada dua jenis pengawasan. 

    Pertama, pengawasan aktif yang dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI melalui inspeksi mendadadak ke lokasi. Kedua, pengawasan pasif melalui bukti dari pengelola pasar atau toko yang menunjukkan mereka telah menaati aturan tersebut. 

    Baca: Denda Penggunaan Plastik Tak Menyasar Konsumen

    Jika membandel, pedagang dan pengelola akan diberi sanksi administrasi secara bertahap. Pihaknya telah memantau penggunaan plastik sekali pakai di pasar rakyat dan toko swalayan. Total sebanyak 2.194 lokasi dipantau per Selasa, 7 Juli 2020.

    Rinciannya, Dinas LH memantau 500 titik pasar dan swalayan di Jakarta Utara. Sudin LH Jakarta Timur memantau 730 swalayan dan 33 pasar rakyat. 

    Pemantauan juga dilakukan di 25 pasar rakyat dan 350 pasar swalayan di Jakarta Selatan. Terakhir, pemantauan di Jakarta Barat terhadap 26 pasar, 14 toko swalayan, dan 516 retail.

    Aturan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRJ) di Jakarta sudah mulai diberlakukan per 1 Juli 2020. Kebijakan ini untuk menciptakan Jakarta ramah lingkungan.

    "Ini memastikan agar kota kita makin hari makin bersahabat pada lingkungan hidup," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020.

    Dia mengatakan penggunaan kantong plastik sekali pakai merupakan residu yang tak bisa didaur ulang. Hal itu dapat menimbulkan masalah pada generasi sekarang dan masa depan. Pelarangan kantong plastik sekali pakai bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id