Tilang Elektronik Didominasi Pelanggaran di Jalur Transjakarta

    Siti Yona Hukmana - 05 Februari 2020 12:40 WIB
    Tilang Elektronik Didominasi Pelanggaran di Jalur Transjakarta
    Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala
    Jakarta: Sistem tilang elektronik untuk pengendara sepeda motor sudah beroperasi selama lima hari sejak 1 Februari 2020. Mayoritas pengendara ditilang karena menerobos jalur Transjakarta rute Ragunan-Monas.

    "Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi yaitu pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020. 

    Sejauh ini, lebih dari 400 tilang elektronik untuk pengendara yang melanggar. Rinciannya yakni pada 1 Februari 2020 sebanyak 167 tilang, kemudian hari kedua 174, hari ketiga 161 dan hari keempat 157 pemotor. 

    "Kemarin, 4 Februari 2020 jumlah pemotor yang masuk jalur busway ada 103," ujar Fahri.

    Tilang Elektronik Didominasi Pelanggaran di Jalur Transjakarta
    Pengemudi motor masuk jalur TransJakarta. Foto: ANT/Aprillio Akbar

    Menurut dia, pelanggaran tak hanya menerobos jalur Transjakarta. Banyak juga pengendara yang ditilang karena tak menggunakan helm. 

    Fahri menyatakan pihaknya gencar melakukan sosialisasi tilang elektronik. Dia mengklaim pengendara yang terkena tilang mengalami penurunan di hari keempat.

    "Jumlah pelanggaran yang tercapture pada 4 Februari 2020 dibandingkan dengan 3 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah empat pelanggaran atau sebanyak 2,4 persen," pungkas Fahri.





    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id