Pansus DPRD DKI Bakal Minta Keterangan Korban Banjir

    Putri Anisa Yuliani - 02 Maret 2020 09:42 WIB
    Pansus DPRD DKI Bakal Minta Keterangan Korban Banjir
    Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Panitia khusus (Pansus) DPRD DKI akan memeriksa sejumlah warga yang menjadi korban banjir. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan rekomendasi kepada Pemprov DKI untuk mengatasi banjir. 

    "Ya tentu banyak, warga-warga yang sebelumnya terkena banjir mereka kita panggil juga untuk mengetahui apa yang sudah mereka alami, kerugian mereka," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani kepada Media Indonesia, Minggu malam, 1 Maret 2020.

    Menurut dia, pendapat warga yang menjadi korban sangat penting guna mengetahui penyebab banjir dan upaya yang dilakukan pemerintah. Pansus juga akan memanggil para ahli menjelaskan rentetan banjir yang melanda Ibu Kota.

    "Kita akan panggil para ahli. Tapi itu setelah pemanggilan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait," ungkap dia.

    Pansus DPRD DKI Bakal Minta Keterangan Korban Banjir
    Ilustrasi banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur - Medcom.id/Zaenal Arifin

    Zita menyampaikan rekomendasi Dewan dari hasil pemeriksaan bisa diterjemahkan dalam kegiatan di Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020 maupun APBD 2021.

    "Setelah itu, kami akan evaluasi. Finally, kami akan kasih bentuknya rekomendasi. Rekomendasi itu apa-apa saja yang dilakukan untuk APBD-P dan juga APBD tahun selanjutnya," ujar dia.

    Baca: Legislator DKI: Banjir Jakarta 'Naik Kelas'

    Zita memastikan nama-nama anggota pansus banjir sudah tersedia. Setiap fraksi akan menyerahkan nama anggota pansus, Senin, 2 Maret 2020.

    "Dari hasil komunikasi, para fraksi itu sudah ada nama. Tapi karena terbentur Sabtu-Minggu jadi mereka tidak bisa bersurat. Mungkin Senin pas hari kerja," terang dia.

    DPRD DKI memutuskan membentuk pansus guna menyelidiki peristiwa banjir yang tujuh kali melanda Ibu Kota sejak Januari 2020. Banjir yang timbul tidak hanya saat ada air kiriman dari hulu, tetapi juga saat Ibu Kota dilanda hujan lokal. Banjir yang terjadi dinilai sudah terlampau sering dan membuat warga tidak nyaman akibat rasa khawatir akan banjir tiap hujan turun

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id