Mobilitas Warga Keluar Masuk Jakarta Wajib Diawasi Ketat

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 September 2020 15:03 WIB
    Mobilitas Warga Keluar Masuk Jakarta Wajib Diawasi Ketat
    Pelang tanda check point pengawasan pelaksanaan PSBB ditempatkan di Jalan Ciledug Raya, Jakarta, Kamis, 23 April 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
    Jakarta: Mobilitas masyarakat dari dan ke Jakarta harus diawasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II. Tak semua warga patuh menerapkan protokol kesehatan sehingga berpotensi menyebarkan virus korona (covid-19).

    “Seharusnya bukan cuma warga DKI yang dikurangi mobilitasnya tetapi juga yang masuk ke DKI,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Senin, 14 September 2020.

    Menurut dia, ketertiban harus dimulai dari lingkungan atau komunitas. Publik diminta hanya bepergian saat ada kebutuhan mendesak.

    Gilbert meminta PSBB jilid II tidak fokus pada sektor transportasi. Mengingat masyarakat yang bepergian berasal dari lingkungan atau komunitas.

    “Mereka ada yang disiplin dan sebagian tidak disiplin,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI itu.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id