Perdana, Masjid di Koja Ditunjuk Jadi Lokasi Vaksinasi

    Yurike Budiman - 30 Juli 2021 21:06 WIB
    Perdana, Masjid di Koja Ditunjuk Jadi Lokasi Vaksinasi
    Vaksin di Masjid Ash Shalihin, Koja, Jakarta Utara, Medcom.id/Yurike Budiman



    Jakarta: Masjid Ash Shalihin di Jalan Walang Baru Raya Nomor 25 RT07/07 Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, dipilih sebagai masjid pertama yang menggelar vaksinasi. Program vaksinasi perdana di rumah ibadah ini merupakan upaya mempercepat terciptanya herd immunity, sekaligus meyakinkan masyarakat vaksinasi aman dan halal.

    "Kami ingin masjid menjadi sentra dalam penanganan vaksinasi bagi jemaah dan masyarakat sekitarnya," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta, Ma'mun Al Ayyubi, di Masjid Ash Shalihin, Koja, Jakarta Utara, Jumat, 30 Juli 2021.

     



    Program vaksinasi akan terselenggara secara kontinu di 44 kecamatan. Vaksinasi digelar setiap akhir pekan.

    "Untuk yang perdana ini memang hari Jumat, tapi ke depannya diagendakan setiap Sabtu dan Minggu, mengingat pada hari kerja (Senin-Jumat) tenaga kesehatan sebagai vaksinator sibuk bertugas melayani masyarakat," ujar Ma'mun.

    Camat Koja, Ade Himawan, menyambut baik inovasi DMI Provinsi DKI Jakarta. Dia mengusulkan sentra vaksinasi dibuka di beberapa masjid di tingkat kelurahan.

    (Baca: Semangat Kakek Usia 100 Tahun Ikut Vaksinasi Massal di Malang)

    "Mudah-mudahan ke depannya terprogram satu kelurahan ada dua sampai tiga masjid, dengan melihat estimasi warga yang belum divaksin dan tetap mengedepankan protokol kesehatan," kata Ade.

    Kepala Puskesmas Kecamatan Koja, dr Sri Puji Astuti, memastikan ketersediaan stok vaksin aman. Pihaknya menyediakan 300 dosis vaksin jenis Sinovac untuk calon peserta vaksinasi di Masjid Ash Shalihin.

    "Tapi itu bisa kami tambah jika peserta melebihi target," kata Sri.

    Puskesmas Kecamatan Koja juga menyiagakan 4 tenaga medis sebagai vaksinator. Program vaksinasi turut dibantu sejumlah kader kemasyarakatan, seperti Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan lainnya.

    Sentra vaksinasi digelar atas kolaborasi DMI DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id