comscore

Wibi Andrino Minta Pemprov DKI Masifkan Pencegahan Kebakaran

Theofilus Ifan Sucipto - 09 Mei 2022 13:25 WIB
Wibi Andrino Minta Pemprov DKI Masifkan Pencegahan Kebakaran
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andrino/Media Indonesia
Jakarta: Ketua Fraksi Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serius memasifkan pencegahan kebakaran. Sebab, kebakaran menjadi kasus yang terus berulang.

“Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta diharapkan terus melakukan sosialisasi untuk mencegah kebakaran,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Mei 2022.
Wibi mengutip data kebakaran di Ibu Kota beberapa tahun terakhir. Sebanyak 1.598 kebakaran terjadi sepanjang 2019.

“Kemudian menurun 1.143 kasus pada 2020 dan 1.132 kasus tahun lalu,” ujar papar anggota Komisi C DPRD DKI itu.

Baca: Pemprov DKI Bakal Setor Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir Delta

Wibi mengatakan 450 kebakaran terjadi selama triwulan pertama 2022. Jumlah itu meningkat dibanding periode yang sama pada 2021 sekitar 371 kebakaran.

Kebakaran di DKI Jakarta terus terjadi karena banyaknya permasalahan yang belum terselesaikan,” kata dia.

Wibi juga mengutip rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) DKI Jakarta periode 2017-2022. RPJMD menyebut partisipasi masyarakat dalam upaya penanggulangan dini kebakaran belum optimal.

“Sehingga masih sering terjadi kebakaran yang selalu mengakibatkan kerugian,” tutur dia.

Menurut Wibi, strategi preventif sangat penting mencegah kebakaran. Sehingga, dapat meminimalkan kerugian harta bahkan nyawa.

Selain itu, Wibi mendorong warga Ibu Kota aktif berpartisipasi mengantisipasi kebakaran. Caranya dengan memastikan aliran listrik di tempatnya terpasang sesuai prosedur.

“Kemudian tidak menggunakan perlengkapan elektronik rumah tangga secara berlebihan sehingga mesin panas dan muncul korsleting listrik,” ucap dia.

Sebelumnya, enam unit rumah tinggal di Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan ludes terbakar. Kebakaran terjadi pukul 10.30 WIB pada Minggu, 8 Mei 2022.

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Kejadian ini membuat delapan kepala keluarga (KK) dengan 49 jiwa kehilangan tempat tinggal.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id