• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Anies Diminta Perhatikan Perpres Penataan Jabodetabekpunjur

Intan Yunelia - 17 April 2018 13:11 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta diminta memperhatikan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur). Ini diperlukan Anies untuk merevisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKS) dan Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

"Kemarin sudah dicoba dibahas Kementerian ATR-BPN (Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional). Artinya, dalam hal ini kita melihat sejauh mana revisi tata ruang Jabodetabekpunjur itu terkait keberadaan pulau reklamasi," kata Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna kepada Medcom.id, Selasa, 17 April 2018.

Menurut dia, penyelarasan poin di perpres dan dua raperda soal reklamasi ini penting. Fokus yang perlu diperhatikan adalah soal kewenangan pengembangan pulau reklamasi yang saat ini masih tumpang tindih antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. 

"Secara tata ruang apakah tetap 17 pulau atau berapa pulau yang masih dipertahankan. Pengaturannya bagaimana apakah di situ tetap otoritas kewenangannya ada di mana," jelas Yayat.

Baca: Luhut dan Susi Sudah Diperiksa Terkait Kasus Reklamasi

Dia menilai kebijakan Anies menarik kembali dua raperda yang diusulkan di era Gubernur Djarot Saiful Hidayat itu tidak bisa dikatakan salah. Pasalnya, Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta belum dicabut.

"Keppres 95 tidak dicabut tetap saja gubernur yang memiliki otoritas," ucap Yayat.

Namun, Yayat melihat revisi dua raperda yang belum juga usai menunjukkan masih ada perseteruan antara pemerintah pusat dan daerah. Perpres Tata Ruang Jabodetabekpunjur pun dianjurkan menjadi acuan dalam pembahasan revisi raperda. 




(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.