1,6 Juta Warga di Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Dosis Pertama

    Theofilus Ifan Sucipto - 17 April 2021 21:18 WIB
    1,6 Juta Warga di Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Dosis Pertama
    Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 3.000.689 orang disuntik vaksin covid-19, mulai dari lanjut usia (lansia) hingga tenaga kesehatan covid-19. Lebih dari 54 persen dari target tersebut telah menerima vaksinasi dosis pertama.
     
    "Total vaksinasi dosis pertama saat ini sebanyak 1.633.447 orang atau 54,4 persen," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 April 2021.
     
    Dwi memerinci vaksin dosis pertama telah disuntikkan ke 125.148 tenaga kesehatan (111,4 persen), 548.314 lansia (60,1 persen), dan 959.985 pelayan publik (48,6 persen). Sebanyak 840.544 warga Ibu Kota telah menerima vaksinasi dosis kedua, setara dengan 28 persen target.

    Rinciannya 109.038  tenaga kesehatan (97,1 persen) dan 272.887 lansia (29,9 persen). Sementara itu, 458.619 pelayan publik (23,2 persen) juga sudah menerima vaksin dosis kedua.






    Baca: 10,8 Juta Warga Indonesia Divaksinasi Dosis Pertama

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jutaan warga Jakarta sudah mendapatkan vaksin covid-19 pada pertengahan 2021. Target tersebut diharapkan tercapai pada Juni 2021.
     
    "Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah tiga juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021," kata Anies dalam C40 Mayoral Webinar, Kamis, 18 Maret 2021.
     
    Kemudian, vaksinasi covid-19 untuk masyarakat lain dimulai Juli 2021. Pemprov DKI Jakarta menargetkan 8,8 juta warga lokal dan 1,2 tenaga kerja dari luar negeri yang berdomisili di Jakarta mendapat vaksin covid-19.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id