Polda Metro Gelontorkan Rp24 Miliar untuk 40.265 Sopir

    Siti Yona Hukmana - 19 Mei 2020 12:55 WIB
    Polda Metro Gelontorkan Rp24 Miliar untuk 40.265 Sopir
    Ilustrasi angkot. Medcom
    Jakarta: Sebanyak 40.265 sopir di wilayah hukum Polda Metro Jaya telah menjalani pelatihan tahap pertama dari Polri. Pelatihan sebagai syarat mendapatkan bantuan tunai dalam menghadapi pandemi virus korona (covid-19).

    "Total anggaran yang sudah kita salurkan berjumlah Rp24,159 miliar," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Hari Purnomo dalam diskusi daring yang diselenggarakan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Selasa, 19 Mei 2020.

    Puluhan ribu pengemudi yang menerima bantuan terdiri atas sopir taksi, sopir bus, kernet, sopir truk, sopir angkot, ojek pangkalan, becak, travel, bajaj, dan demo. Mereka menjalani pelatihan tiga tahap yang diselenggarakan setiap bulan.

    "Tahap I dari 15 April-15 Mei. Tahap II, 16 Mei-15 Juni. Kemudian tahap ketiga 16 Juni-15 Juli," papar Hari.

    Dia menuturkan ada tiga jenis materi pelatihan. Setiap materi selesai dalam satu bulan.

    Materi pertama, yakni protokol penanganan pandemi virus korona untuk angkutan umum. Sopir mendapat penjelasan terkait standar operasional prosedur (SOP) saat melayani penumpang.

    (Baca: Sopir Dapat Bantuan Dana Rp600 Ribu Per Bulan)

    Materi kedua adalah etika pelayanan dengan bahasa Inggris dasar. Para sopir diajarkan melayani penumpang warga negara asing (WNA).

    Dan materi ketiga berkaitan dengan keselamatan dalam berkendara. Para sopir diajarkan tata cara berkendara yang aman dan benar.

    Kegiatan pelatihan dilakukan di pul masing-masing kendaraan. Setiap tahap pelatihan selesai, para pengemudi menerima bantuan tunai Rp600 ribu melalui Bank BRI.

    "Anggaran yang kita gunakan untuk memberikan bantuan sosial kepada 40.265 pengemudi yang terdampak covid-19 kurang lebih sekitar Rp72,5 miliar," ungkap Hari.

    Secara nasional, sebanyak 197 ribu sopir bakal mendapat bantuan. Mereka menjalani pelatihan yang disediakan tiap-tiap polda.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan bantuan perlindungan sosial kepada pekerja informal seperti sopir taksi, bus, truk hingga kernet senilai Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Bantuan masuk ke dalam program keselamatan yang dilaksanakan oleh Polri.

    "Anggaran yang disiapkan sebesar Rp360 miliar," kata Jokowi, Kamis, 9 April 2020.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id