2.365 Orang di DKI Dapat Sanksi karena Tak Tertib Pakai Masker

    Sri Yanti Nainggolan - 22 Januari 2021 23:43 WIB
    2.365 Orang di DKI Dapat Sanksi karena Tak Tertib Pakai Masker
    Polisi lalu lintas beserta Dishub mengawasi penerapan PSBB di kawasan Simpang UI, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 April 2020. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
    Jakarta: Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus menggencarkan penegakan protokol kesehatan selama pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pelanggar yang ditemukan di lapangan langsung dikenakan sanksi.

    Satpol PP DKI Jakarta menertibkan individu, tempat kuliner, dan perkantoran. Petugas memberikan sanksi kepada lebih dari dua ribu pelanggar pada Kamis, 21 Januari 2021.

    "Sebanyak 2.365 orang mendapat sanksi karena tak memakai masker," bunyi keterangan tertulis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021.

    Baca: Puluhan UMKM di Malang Gulung Tikar Terdampak PPKM

    Sebanyak 2.288 pelanggar dihukum kerja sosial dan 77 lainnya membayar denda Rp250 ribu. Petugas juga menemukan 79 dari 675 restoran/rumah makan yang diperiksa melanggar protokol kesehatan. Sebanyak tiga restoran ditutup sementara dan 76 tempat lainnya dibubarkan dan diberi teguran tertulis. 

    Pemprov DKI  juga menemukan 78 dari 495 kantor, tempat usaha, dan tempat industri yang diperiksa, melanggar aturan. Sebanyak 74 tempat usaha mendapat teguran tertulis dan empat diminta tidak beroperasi selama tiga hari.
     
    "Total denda sebanyak Rp11.400.000," tulis keterangan tersebut.  

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id