24 September, 90.569 Orang Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta

    Theofilus Ifan Sucipto - 24 September 2021 20:42 WIB
    24 September, 90.569 Orang Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Sebanyak 90.569 orang menerima vaksin covid-19 di Jakarta pada Jumat, 24 September 2021. Jumlah tersebut akumulasi vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua.

    "Jumlah orang yang disuntik dosis pertama bertambah 28.290 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta, Jumat, 24 September 2021.

     



    Total ada 10.336.382 orang telah divaksin dosis pertama. Jumlah itu setara dengan 115,6 persen dari target vaksinasi di Ibu Kota, 8.941.211 orang.

    Rinciannya, penerima vaksin dengan kartu tanpa penduduk (KTP) DKI sebanyak 64 persen. Sisanya, warga dengan KTP non-DKI.

    “Penerima dosis vaksin covid-19 kedua hari ini bertambah 62.279 orang,” ujar Dwi.

    Penambahan tersebut membuat 7.577.364 orang sudah menerima vaksin lengkap di Ibu Kota. Jumlah itu setara 84,7 persen dari target vaksinasi. Terdiri dari 66 persen warga dengan KTP DKI dan sisanya bukan DKI.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mendorong warga Jakarta segera ikut vaksinasi. Supaya seluruh warga Ibu Kota aman dari covid-19.

    "Kita ingin semuanya 100 persen selesai khususnya warga Jakarta, karena menjadi tanggung jawab kami," kata Ariza.

    Baca: 4.607 Pasien Covid-19 Sembuh dan 2.557 Kasus Baru pada 24 September

    Warga bisa datang langsung ke tempat vaksinasi. Namun, masyarakat disarankan mendaftar lebih dulu melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

    Masyarakat juga bisa memilih sendiri waktu dan tempat vaksinasi. Kemudian melakukan tes pra screening secara daring.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



     

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id