Jokowi Panggil Forkopimda DKI Bahas Peningkatan Kasus Covid-19

    Nur Azizah - 15 Juni 2021 14:18 WIB
    Jokowi Panggil Forkopimda DKI Bahas Peningkatan Kasus Covid-19
    Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Bandara JB Soedirman, Jateng, Jumat, 11 Juni 2021. Foto: BPMI Setpres



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Jokowi ingin membahas kenaikan kasus covid-19 di Ibu Kota.

    "Tadi diarahkan Bapak Presiden bahwasanya peningkatan covid-19 di Jakarta itu sangat meningkat signifikan," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Juni 2021.

     



    Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta pihak terkait di Jakarta mencari cara untuk menekan laju penyebaran covid-19. Salah satunya dengan mengakselerasi vaksinasi.

    Baca: Cegah Kembali Masuk Fase Genting, DKI Memperpanjang PPKM Mikro

    "Di sini juga Pak Presiden mengimbau pemakaian masker, itu obatnya cuma masker. Yang memakai masker baru 78 persen dan targetnya harus 95 persen," ucap Prasetyo.

    Selain itu, Kepala Negara mengarahkan pelaksanaan tindakan lapangan. Namun, Prasetyo tak menjelaskan lebih detail yang dimaksud tindakan lapangan tersebut.

    Presiden Jokowi memberi target kepada Pemprov DKI untuk memvaksinasi 7,5 juta warga hingga akhir Agustus 2021. Meski terdengar ambisius, Jokowi tetap ingin target itu terlaksana. 

    Ia mau Pemprov DKI cepat mencapai kekebalan kelompok. Kepala Negara mengatakan DKI memiliki tingkat penularan covid-19 yang besar karena warganya memiliki mobilitas dan interaksi  yang tinggi.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id