Jakarta Diyakini Macet Parah saat New Normal

    Theofilus Ifan Sucipto - 02 Juni 2020 12:27 WIB
    Jakarta Diyakini Macet Parah saat <i>New Normal</i>
    Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Kemacetan diprediksi bakal kembali terjadi di Jakarta saat fase kenormalan baru (new normal). Kamecatan bahkan diyakini lebih parah karena masyarakat bakal menggunakan kendaraan pribadi untuk menghindari kerumunan di angkutan umum.

    “Kemacetan di jalan pasti akan lebih parah daripada sebelum pandemi virus korona (covid-19),” kata Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno di Jakarta, Selasa 2 Juni 2020.

    Warga Ibu Kota bakal lebih sering menggunakan mobil atau motor pribadi. Sebab, pelaksanaan kenormalan baru menuntut masyarakat tidak berkerumun.

    “Juga tantangannya apakah kebijakan ganjil genap tetap dilaksanakan atau sementara ditiadakan,” ujar Djoko.

    Baca: Tantangan Kenormalan Baru di Transportasi Umum

    Dia mengatakan permasalahan kerumunan saat bertransportasi bisa dikendalikan. Caranya, mengatur intensitas aktivitas publik. Aktivitas perkantoran sebaiknya lebih diperbanyak dari rumah.

    “Jadi seharusnya di masa new normal tidak harus kembali kerja ke kantor sebelum pandemi,” tutur Djoko.

    Djoko yakin hal itu bisa mencegah penumpukan masyarakat dalam satu waktu. Dengan begitu, masyarakat tidak khawatir saat menggunakan transportasi umum.

    “Ini merupakan peluang bagi pemerintah untuk menata sungguh-sungguh layanan transportasi yang higienis,” ucap akademisi teknik sipil Universitas Katolik Soegijapranata itu.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id