Penerima BST Bandel Bakal Ditindak Tegas

    Sri Yanti Nainggolan - 10 Maret 2021 13:18 WIB
    Penerima BST Bandel Bakal Ditindak Tegas
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Dok pribadi.



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui belum ada aturan tegas terkait penyalahgunaan bantuan sosial tunai (BST). Namun, penerima BST bandel akan tetap ditindak.

    "Namun kalau ini yang terjadi, bisa saja nanti kita ambil satu kebijakan, umpamanya kita tangguhkan atau kita berhentikan bantuannya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) dalam diskusi daring, Rabu, 10 Maret 2021. 

     



    Untuk menghindari hal itu, Ariza meminta dana BST digunakan membeli keperluan rumah tangga. Bukan membeli rokok atau minuman keras. 

    Ariza menyadari pelaksanaannya tak mudah. Dia meminta semua anggota keluarga mengetahui penerimaan BST, sehingga bisa saling mengawasi.

    "Mudah-mudahan bapak yang menerima, diketahui oleh ibu dan anak-anak," kata dia.

    Baca: Pemerintah Perlu Digitalisasi Penyaluran Bansos

    Warga penerima BST mendapat buku tabungan dan kartu ATM untuk mengambil bantuan di Bank DKI. Penyaluran dilakukan sejak awal 2021. 

    BST tahap 2 mulai didistribusikan pada pekan kedua Maret 2021. Target penerima adalah 1.805.216 kepala keluarga (KK). 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id