Kemenkes Terapkan Metode Active Surveillance untuk Sekolah Tatap Muka

    Fetry Wuryasti - 05 Oktober 2021 03:14 WIB
    Kemenkes Terapkan Metode <i>Active Surveillance</i> untuk Sekolah Tatap Muka
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Medcom.id



    Jakarta: Kementerian Kesehatan terus mengawal proses pembelajaran tatap muka (PTM). Seluruh siswa harus kembali ke sekolah secepat mungkin agar murid tidak kehilangan kesempatan meningkatkan pengetahuan langsung dari guru.

    "Kami sudah menyusun metode active surveillance untuk sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM, dengan prinsip sebesar 10 persen dari sekolah yang melakukan tatap muka di kabupaten kota akan dilakukan random surveillance. Dari situ dibagi proporsi ke kecamatan-kecamatan yang ada di kabupaten kota dan diambil 30 sampel untuk murid dan 30 sampel untuk guru," kata Budi dalam konferensi pers update pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin, 4 Oktober 2021.

     



    Hasilnya, masih ditemukan positivity rate dari pelajar di sekolah-sekolah Jakarta. Kemenkes sudah menentukan bila positivity rate dari satu sekolah di atas 5 persen maka sekolah diminta tutup selama dua minggu, sembari memperbaiki protokol kesehatan.

    Kemudian, bila positivity rate antara 1-5 persen, kelas yang terdapat kasus positif covid-19 harus karantina. Sedangkan lainnya bisa tetap belajar tatap muka.

    "Bila positivity rate di bawah 1 persen, akan digunakan metode surveillance yaitu yang terkonfirmasi dan kontak eratnya dikarantina," kata Budi.

    Dia berharap cara ini bisa mengidentifikasi lebih dini bila pelajar positif covid-19. Sehingga tidak perlu menunggu sampai kasus menjadi besar dan menutup seluruh kota.

    Baca: Kemenkes Temukan Positivity Rate di PTM Terbatas Jakarta
     

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id