DKI Tetap Terapkan 50% ASN Bekerja di Kantor

    Sri Yanti Nainggolan - 08 September 2020 11:23 WIB
    DKI Tetap Terapkan 50% ASN Bekerja di Kantor
    Ilustrasi aparatur sipil negara. MI/Ramdani
    Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengeluarkan edaran baru terkait aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di kantor. Khusus ASN di daerah berisiko tinggi penularan covid-19 tak boleh melebihi 25 persen kapasitas.

    Walau tercatat sebagai daerah berkasus covid-19 terbanyak dengan 47.378 kasus per 8 September 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memberlakukan sistem ASN kerja dari kantor sebanyak 50 persen. Sistem kerja ASN yang dipakai masih merujuk pada Surat Edaran 62/SE/2020 yang diteken Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pada 2 September 2020.

    "DKI mengacu SE dimaksud," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir, saat dikonfirmasi, Selasa, 8 September 2020.

    Dalam aturan tersebut, tertulis jumlah ASN yang bekerja di kantor paling sedikit 50 persen dari jumlah pegawai. Kemudian, waktu bekerja paling sedikit 5,5 jam dengan pengaturan jadwal kerja bergiliran.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id