Kampung Akuarium akan Disulap Jadi Kampung Wisata - Medcom

    Kampung Akuarium akan Disulap Jadi Kampung Wisata

    Kautsar Widya Prabowo - 10 Oktober 2019 15:38 WIB
    Kampung Akuarium akan Disulap Jadi Kampung Wisata
    Suasana Kampung Akuarium, Jakarta Utara pada Kamis, 10 Oktober 2019. Medcomid/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara rencananya akan diubah menjadi permukiman wisata. Lokasi Kampung Akuarium berdekatan dengan Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

    Koordinator wilayah Kampung Akuarium Dharma Yani mengatakan rencana tersebut menjadi kesepakatan bersama warga setempat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Serta menjadi bagian dari program Pemprov untuk membangun kembali Kampung Akuarium melalui Community Action Plan (CAP).

    "Pemerintah sudah menyetujui, sudah fix. (Saat ini) ada rinciin detail pembangunan yang sedang dikerjakan dinas perumahan," ujar Yani kepada Medcom.id, di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Permukiman wisata itu, dapat menarik minat masyarkat yang tengah berkunjung ke Museum Bahari untuk melihat suasana Kampung Akuarium. Sehingga masyarakat Jakarta dapat memiliki pilihan wisata baru.

    "Muaranya bisa di kampung Akuarium. Itu kami gambarkan, bangunan lebih ke tematik, ada ciri khas dengan Museum Bahari, lebih ke tradisionalnya, makanya banguananya gak tinggi-tinggi," jelasnya.

    Yani menyebut nantinya permukiman baru dari Kampung Akuarium akan berbentuk rumah susun berlantai empat dengan tipe 27. Rencananya akan berdiri sebanyak 260 unit rumah.

    "Disini kepala keluarga (KK) ada 241 unit, nanti sisa unitnya akan diperuntukkan PAUD (pendidikan anak usia dini), kantor koperasi, balai warga, balai pengobatan, dan lainnya," tuturnya.

    Pembangunan permukiman wisata itu ditarget terealisasi awal 2020. Saat ini Pemprov DKI tengah melelang detail engineering design (DED).

    Warga setempat memastikan tidak akan mencampuri proses lelang. Namun, warga meminta akan dapat kembali dilibatkan dalam setiap proses pembangunan Kampung Akuarium setelah proses lelang selesai.

    "Segala sesuatu itu harus melibatkan warga, harus diberitahukan kepada warga, jadi tentang ada perubahan kah, itu semua berdasarkan musyawarah warga, bukan hanya memutuskan sepihak saja," pungkasnya.

    Bedasarkan pengamatan Medcom.id Kampung Akuarium yang berdiri di atas lahan seluas 10.367 meter persegi telah mengalami banyak perubahan jika dibandingkan pada awal penggusuran 2016 silam. Saat ini masyarakat tidak lagi menempati tenda pengungsian. Banyak rumah sementara terbuat dari triplek berdiri di atas lahan.

    Rumah tersebut berjejer membentuk huruf U. Satu rumah memiliki luas 3,5 x 6 meter persegi, yang memiliki fasilitas satu kamar tidur. Sedangkan kamar mandi dan dapur tersedia di luar rumah. Selain itu, Kampung Akuarium dilengkapi dengan satu musala dan tempat pendidikan anak usia dini (PAUD).



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id