Alasan DKI Ngotot Terapkan Ganjil Genap di Pasar

    Cindy - 24 Juni 2020 08:53 WIB
    Alasan DKI Ngotot Terapkan Ganjil Genap di Pasar
    Ilustrasi pasar tradisional. MI/Anindya Zaskia Putri
    Jakarta: Perumda Pasar Jaya ngotot tetap menerapkan sistem ganjil genap di pasar tradisional selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi meski banyak pedagang yang mengeluh. Sistem ini dinilai efektif mengurangi kerumunan di pasar dan mampu menekan laju penyebaran virus korona (covid-19).

    "Enggak usah yang di pasar, di mal saja (pedagang) teriak kok. Sekarang membatasinya gimana? Saat ini lebih baik menjaga supaya (setelah PSBB transisi) ini kelonggarannya bisa diperlebar lagi," ujar Direktur Utama Pasar Jaya Arief Nasruddin di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Juni 2020.

    Arief menyampaikan penerapan sistem ganjil genap juga mengurangi retribusi pasar. Pedagang hanya dikenakan retribusi selama 15 hari buka karena sistem ganjil genap tersebut.

    "Saya tahu pasti mereka yang sehari enggak buka kan perlu makan juga. Tapi kondisi saat ini, tidak apa-apa biar pelan-pelan nanti lihat kalau semuanya disiplin saya yakin Pemprov DKI akan melonggarkan lagi," ujar dia.

    Baca: Sistem Ganjil Genap di Pasar Tetap Diberlakukan

    Arief mengakui ada sejumlah pedagang yang masih tetap berjualan setiap hari meski telah diperingatkan untuk mengikuti aturan ganjil genap. Mereka yang kedapatan membandel diberi sanksi dengan membayar retribusi satu bulan penuh.

    "Kemudian kalau kena sweeping lagi nanti akan kita tutup (kiosnya). Kita sekarang harus ikutin dulu saja (aturannya) agar konsisten (menekan laju covid-19)," ujar Arief.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id