Layanan KRL saat PSBB Transisi Dapat Sorotan

    Fachri Audhia Hafiez - 22 Juni 2020 00:52 WIB
    Layanan KRL saat PSBB Transisi Dapat Sorotan
    Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line mengantre dengan berdiri sesuai tanda jarak fisik (physical distancing) di Stasiun Bogor, Jawa Barat. Antara Foto/Arief Firmansyah
    Jakarta: Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) telah menemui pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terkait penanganan kereta rel listrik (KRL) saat fase pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Beberapa strategi manajemen layak diapresiasi

    "KCI berusaha untuk memaksimalkan pelayanan mereka dari Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) masih dimungkinkan. Artinya selagi masih bisa menambah ternyata mereka menambah kereta," kata Ketua Komisi Litbang Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Leksmono Suryo Putranto, Minggu, 21 Juni 2020.

    Penambahan kereta, kata Leksmono, bukan hal mudah. KRL tersendat ketika kereta melewati perlintasan silang membuat perjalanan kereta terhambat.

    "Belum lagi semua perlintasan kereta itu bebas lalu lintas yang konflik. Tidak semuanya sudah memiliki jalan layang di atas atau di bawahnya," ujar Leksmono.

    Selain itu, PT KCI juga disebut mengeluarkan kebijakan menambah rangkaian kereta. Sehingga hal-hal tersebut sudah menjadi bagian dari mengantisipasi kebutuhan pengguna KRL.

    Leksmono menyebutkan, PT KCI juga tengah mengusulkan perubahan jam operasi tempat-tempat keramaian, seperti Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sehingga tidak ada penumpukan penumpang saat yang beraktivitas ke kantor maupun ke pasar di Stasiun Pasar Tanah Abang.

    "Mereka ada usul Pasar Tanah Abang itu dibuka dialihkan dari pukul 11.00 WIB sampai 21.00 malam supaya tidak berbarengan dengan orang berangkat dan pulang kantor," ucap Leksmono.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id