Masih Ada Ojek Bandel Angkut Penumpang

    Siti Yona Hukmana - 19 Mei 2020 15:42 WIB
    Masih Ada Ojek Bandel Angkut Penumpang
    Ilustrasi. Pengemudi ojek daring menunggu pesanan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta. Antara/Puspa Perwitasari
    Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut masih banyak warga Jakarta melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pengemudi ojek online (ojol) nekat angkut penumpang salah satu pelanggaran yang kerap terlihat.

    "Ojek online di Stasiun Sudirman masih mengetem menunggu penumpang KRL. Artinya, mereka masih menunggu langganannya," kata Syafrin dalam diskusi yang diselenggarakan Dewan Transportasi Kota Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.

    Syafrin menyebut pelanggaran PSBB juga dilakukan ojek pangkalan. Padahal, aturan PSBB melarang kendaraan roda dua membawa penumpang yang tak tinggal sealamat. Ojol juga hanya dibolehkan membawa barang atau belanjaan konsumen.

    "Ini permasalahan yang kami hadapi, larangan untuk roda dua mengangkut penumpang masih kami dapati," ujar Syafrin.

    Baca: Pelanggar PSBB di Jakarta Lampaui 68 Ribu Orang

    Dishub DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuat 33 check point kendaraan. Pelanggar aturan pertama kali diberi surat teguran dengan membuat pernyataan. Pelanggaran berulang akan diberi sanksi sesuai aturan.

    "Dari 33 check point itu terkendali, tidak ada (pelanggar) yang anarkistis. Artinya, masyarakat memahami ketika mendapat sanksi. Kita berharap pelanggar PSBB berkurang," imbuh dia.

    Puluhan check point kendaraan itu tersebar di seluruh Jakarta, terutama pintu masuk Ibu Kota. Petugas gabungan berjaga dan memeriksa kendaraan bermotor yang melintas. Baik angkutan umum atau pribadi, sepeda motor atau mobil, hingga angkutan barang.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id