Kuliner RTH Muara Karang Diduga Dibekingi 'Orang Kuat'

    Sri Yanti Nainggolan - 05 Februari 2020 13:23 WIB
    Kuliner RTH Muara Karang Diduga <i>Dibekingi</i> 'Orang Kuat'
    Balai Kota ilustrasi. Foto: Medcom/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mempertanyakan keluarnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pusat kuliner di Muara Karang, Jakarta Utara. Merujuk aturan, IMB seharusnya tidak bisa diterbitkan.

    Gembong menjelaskan ada dua masalah dalam pembangunan pusat kuliner itu. Pertama, lahan tersebut diperuntukkan ruang terbuka hijau (RTH). Lalu, bangunan juga berada di atas Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). 

    "Jadi harusnya ini menghambat dikeluarkannya IMB. Ketika Pemprov berani mengeluarkan, pasti ada orang kuat," kata Gembong saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020. 

    Gembong menegaskan tak boleh ada bangunan di atas RTH. Ini mengacu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014  tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi. Terlebih, Jakarta juga masih kekurangan ruang terbuka hijau.

    Kuliner RTH Muara Karang Diduga <i>Dibekingi</i> 'Orang Kuat'
    Ilustrasi ruang terbuka hijau. Foto: MI/Pius Erlangga

    Gembong menilai aturan ini bisa diterabas apabila ada persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Pertanyaan saya, apakah gubernur mau tanda tangan hanya untuk urusi yang sekecil itu? Kalau iya, luar biasa hebat," ujarnya.

    Pemprov DKI Jakarta bakal mengubah RTH Muara Karang jadi pusat kuliner. Penataan dilakukan lantaran RTH tidak terawat. 

    "Tahun 2018 sempat di hold, ada beberapa persyaratan masih proses belum selesai. Nah, sekarang izin sudah keluar," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Aset dan Properti PT Jakarta Utilitas Propertindo, Hafidh Fathoni, saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Februari 2020.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id