comscore

DKI Jakarta Gandeng UGM untuk Tata Ruang Terbuka Hijau Kemayoran

Antara - 26 Mei 2022 01:03 WIB
DKI Jakarta Gandeng UGM untuk Tata Ruang Terbuka Hijau Kemayoran
Ilustrasi ruang terbuka hijau (RTH). Istimewa.
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam melaksanakan perencanaan, penataan, dan revitalisasi ruang terbuka hijau di kompleks Kemayoran, Jakarta Pusat. Kerja sama ini diharap membuat kompleks Kemayoran lebih ramah lingkungan.

"Dengan kerja sama ini harapannya kompleks Kemayoran menjadi ruang ketiga yang berkontribusi terhadap lingkungan hidup dan sosial masyarakat serta pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca 2030 dan net zero emissions 2050," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM, Yogyakarta, Senin, 25 Mei 2022.
Anies mengatakan penambahan ruang terbuka hijau merupakan bagian dari upaya menurunkan emisi gas rumah kaca guna mengekang pemanasan global dan perubahan iklim.

"DKI Jakarta bertugas menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen di 2030 dan saat ini sudah mencapai 26 persen. Saya yakin dalam tiga tahun lagi bisa mencapai 30 persen," kata dia.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono menyebut perlunya sinergi dalam perencanaan pembangunan dan penyelesaian persoalan di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta. Dia berharap kerja sama UGM dengan Pemprov DKI Jakarta dalam penataan ruang terbuka hijau bisa segera dijalankan.

???????"Mudah-mudahan kerja sama ini benar-benar bisa diimplementasikan dalam pekerjaan riil sehingga memberikan manfaat bagi ketiga belah pihak," katanya.

Baca: MRT Jakarta: Pembangunan TOD Terus Berjalan!

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran Medi Kristianto menjelaskan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran mengelola 454 hektare area terbuka. Termasuk, lima hektare hutan dengan vegetasi yang beragam.

Kemudian, 40 hektare lapangan golf yang menjadi daerah resapan air dan ruang terbuka hijau, serta 17 hektare danau untuk pengendalian banjir di sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Dia berharap penandatanganan nota kesepahaman kerja sama mengenai penataan ruang terbuka hijau dengan UGM bisa segera ditindaklanjuti dengan aksi.

"Harapannya MoU ini tidak berhenti di penandatanganan naskah kesepahaman saja, namun ada aksi yang bisa segera direalisasikan di lapangan," kata dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id