Masyarakat Dilarang Menimbun Obat Covid-19

    Kautsar Widya Prabowo - 27 Juli 2021 13:10 WIB
    Masyarakat Dilarang Menimbun Obat Covid-19
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. MI/Immanuel Antonius



    Jakarta: Masyarakat dilarang menimbun obat terapi covid-19. Ada enam obat yang paling banyak dicari masyarakat, seperti Gammaraas, Actemra, Remdesivir, Favipiravir, Oseltamivir, dan Azitromisin.

    "Tolong biarkan obat-obatan ini dikonsumsi sesuai dengan prosedurnya," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Selasa, 27 Juli 2021. 

     



    Budi menyebut ada masyarakat membeli obat terapi covid-19 dalam jumlah besar. Mereka membeli untuk stok dan disimpan di rumah.

    Padahal, obat tersebut hanya dapat dikonsumsi sesuai resep dokter. Kini, sejumlah obat terapi tersebut langka.

    Baca: Menkes: 18,3 Juta Warga Telah Terima Vaksin Dosis Kedua

    "Kasihan yang sakit. Bayangkan 20 juta keluarga ingin beli Azitromisin. Satu paket ada 5 tablet itu. Jadi, 100 juta obat tertarik dari apotek dan disimpan di rumah sebagai stok," ujarnya.

    Budi meminta masyarakat membeli obat seperlunya. Obat tersebut hanya untuk pasien covid-19. Tidak dibeli untuk menjadi persediaan.

    "Kasihan teman-teman kita yang membutuhkan," tutur Mantan Wakil Menteri BUMN itu.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id