Banyak Penumpang KRL Tak Patuhi Aturan STRP

    Putri Anisa Yuliani - 13 Juli 2021 08:39 WIB
    Banyak Penumpang KRL Tak Patuhi Aturan STRP
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Banyak penumpang kereta rel listrik (KRL) tak mematuhi aturan persyaratan naik KRL. PT KAI Commuter memberlakukan aturan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai persyaratan untuk naik KRL mulai kemarin, 12 Juli 2021.

    Aturan ini sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan No SE 50 Tahun 2021 tentang perubahan atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19. Mayoritas penumpang menggunakan surat izin dari pimpinan perusahaan masing-masing.

     



    "Mereka membawa surat yang menjelaskan mereka pekerja sektor esensial dan kritikal yang dibolehkan tetap beraktivitas," kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti seperti dikutip dari Media Indonesia, Jakarta, Selasa, 13 Juli 2021.

    Baca: Upaya KAI Tekan Mobilitas Masyarakat pada Saat PPKM Darurat

    Pagi ini, BPTJ, PT KAI Commuter, dan unsur terkait melakukan pengecekan di sejumlah stasiun. Di antaranya, Stasiun KA Bogor, Stasiun Bekasi, Stasiun Bojong Gede, Stasiun Cilebut, Stasiun Citayam, Stasiun Cikarang, dan Stasiun Depok.

    Dari pengawasan tersebut, banyak calon penumpang yang tidak menggunakan masker ganda. Namun, tidak ada penumpukan antrean di stasiun.

    "Sekitar jam 07.00 WIB penumpang relatif sudah melandai," kata Polana.

    Sementara itu, PT KAI Commuter mencatat jumlah penumpang KRL Jabodetabek menurun setelah ada aturan STRP. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan penurunan mencapai 55 persen.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id