Jak Lingko Dinilai tak Selesaikan Kemacetan Jakarta

    Cindy - 11 Januari 2019 22:43 WIB
    Jak Lingko Dinilai tak Selesaikan Kemacetan Jakarta
    Supir Angkot Ok Otrip (kini beralih nama menjadi Jak Lingko) menunjukkan kartu OK Otrip saat menunggu penumpang di Terminal Kampung Melayu, Jakarta. MI/Barry Fathahilah.
    Jakarta: Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Kartu Jak Lingko dinilai tidak menyelesaikan kemacetan ibu kota. Alasannya, kartu seharga Rp10.000 itu hanya bisa digunakan untuk beberapa kendaraan umum.

    "Seharusnya sesuai perkataan Presiden Jokowi, bisa untuk semua seperti MRT LRT KRL, harus bisa terintergrasi dengan baik," kata Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.
    Tigor justru menganggap kartu tersebut merugikan masyarakat. "Harusnya semua itu terintergrasi dengan baik, masuk dalam sistem layanan, jadi tinggal tap-tap saja," ucap Tigor.

    (Baca: Jak Lingko Disebut Belum Memenuhi Syarat Pelayanan Minimal)

    Menurut Tigor, dengan intergrasi sistem pembayaran, masyarakat akan lebih mudah menggunakan layanan transportasi Jabodetabek. Masyarakat juga akan lebih tertarik untuk memilih menggunakan transportasi umum. 

    "Jadi intergrasi itu jangan cuma fisik (transportasi umum), tapi juga tiketingnya," kata Azas.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id