Liturgi Jumat Agung Gereja Katedral Disesuaikan karena Pandemi

    Theofilus Ifan Sucipto - 02 April 2021 14:30 WIB
    Liturgi Jumat Agung Gereja Katedral Disesuaikan karena Pandemi
    Humas Keuskupan Agung Katedral Jakarta, Susyana Suswadie. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Liturgi ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat disesuaikan di tengah pandemi. Penyesuaian itu untuk mencegah penularan covid-19.

    "Update (penyesuaian) terkait liturgi yang akan dilaksanakan," kata Humas Keuskupan Agung Katedral Jakarta, Susyana Suswadie, di lokasi, Jumat, 2 April 2021.






    Susy mengatakan Jumat Agung ini memperingati sengsara dan wafat Kristus demi menebus dosa manusia. Biasanya, ada liturgi penghormatan salib dengan jemaat mendekat ke altar, mencium salib, dan berlutut.

    "Di masa pandemi ini dilakukan hanya penghormatan salib yang diangkat oleh petugas dari depan (altar)," ujar Susy.

    Baca: Pintu Masuk Gereja Katedral Dibuka Pukul 14.00 WIB

    Sementara itu, pengamanan ibadah Jumat Agung sama seperti Kamis, 1 April 2021. Personel dari TNI dan Polri membantu mengamankan gereja.

    "Kami semua turut menghaturkan beribu terima kasih karena begitu besar dukungan untuk mengamankan wilayah seputar Gereja Katedral selama berlangsungnya tri hari suci," tutur dia.

    Umat Kristen merayakan Pekan Suci 2021 menyambut paskah. Rangkaian terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan ditutup dengan Paskah.

    Baca: 150 Personel Keamanan Jaga Perayaan Paskah Gereja Katedral Jakarta

    Sebanyak 150 personel pengamanan gabungan diterjunkan untuk mengawal ibadah Paskah di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Aparat keamanan dibekali senjata api hingga kendaraan lapis baja.

    Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menjelaskan skema datangnya jemaat yang akan melakukan ibadah misa pukul 15.00 WIB dan 18.00 WIB. Jemaat harus menunjukkan QR code sebagai bukti mendaftar ibadah secara daring.

    Kemudian, jemaat akan memarkirkan kendaraan di basemen Masjid Istiqlal melalui pintu masuk di depan SMPN 4 Jakarta. Jemaat akan naik di pintu Al Fattah kemudian menyeberang masuk ke pintu 4 Gereja Katedral.

    "Jadi tidak ada yang boleh turun di jalan. Masuk melalui satu pintu," ujar Maulana.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id