Pergub PKL DKI Belum Kelar

    Theofilus Ifan Sucipto - 17 Januari 2020 13:27 WIB
    Pergub PKL DKI Belum Kelar
    Ilustrasi- Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menjajakan barang dagangannya di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (21/11). MI/Fransisco Carolio.
    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum rampung menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Pedagang Kaki Lima (PKL). Pergub akan mengatur keberadaan PKL di trotoar Jakarta.

    "Pergub ini lagi dikoreksi," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho saat dihubungi, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020.

    Hari belum mau memerinci lokasi trotoar yang bisa digunakan para PKL. Trotoar tersebut harus memiliki luas lebih dari lima meter. Tata lekat dan desainnya pun akan berbeda.

    Hari juga memastikan penggunaan trotoar untuk PKL ini sudah memenuhi aspek tata ruang dan mekanismenya. Di sisi lain, Pemprov DKI akan memilah PKL yang bisa berdagang di trotoar.

    Penyaringan PKL akan mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

    Dalam permen tersebut, jelas dia, PKL tidak boleh membuat bangunan permanen dan harus bisa dipindahkan. Pedagang juga harus menaati waktu berjualan yang sudah diatur dalam permen tersebut.

    "Kemudian tidak boleh bakar-membakar. Jadi harus PKL yang benar-benar ramah lingkungan," kata Hari.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id