Pengaspalan Sirkuit Formula E Akan Diawasi Ketat

    Putri Ayuningtyas - 27 Februari 2020 15:48 WIB
    Pengaspalan Sirkuit Formula E Akan Diawasi Ketat
    Uji coba dua jenis aspal untuk sirkuit Formula E di kawasan Monas. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut pengaspalan sirkuit Formula E ekstra hati-hati dan diawasi ketat. Seluruh proses akan didampingi tim teknis ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lembaga terkait.

    Hal ini untuk menjamin kekhawatiran akibat uji coba aspal PT Jakarta Propertindo tidak berjalan mulus. Uji coba meninggalkan sisa aspal dan goresan di batuan cobblestone (batu alam) di Monas.

    Hari menyebut batu alam di kawasan Monas tak termasuk bagia cagar budaya. Cagar budaya hanya sebatas cawan, tugu, dan empat silang Monas.

    "Walaupun tidak termasuk, kita akan jaga kelestarian dan lingkungan. Kita buat lapisan aspalnya di atas geotextile. Setelah selesai nanti dibongkar," ujar kata Hari saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.

    Pengaspalan Sirkuit Formula E Akan Diawasi Ketat
    Uji coba aspal untuk sirkuit Formula E di kawasan Monas berlangsung empat hari. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

    Aspal hasil sisa Formula E bisa dikelupas dan digunakan lagi lewat metode pengolahan. Sehingga, tidak ada aspal yang terbuang meski aspal bekas penggunaan sirkuit dikelupas setelah balapan usai.

    "Jadi nanti aspalnya masuk ke tempat pengolahan semacam agregat dan base-nya lagi. Nanti bisa dipakai sejenis recycling road," terangnya.

    Hari berjanji akan mengingatkan Jakpro sebagai pelaksana Formula E agar lebih berhati-hati. Terutama dalam pengaspalan.

    Pengaspalan Sirkuit Formula E Akan Diawasi Ketat
    Sejumlah batu alam atau cobblestone di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, rusak pascauji coba pengaspalan untuk trek Formula E. Foto: Medcom.id/Cindy

    Jakpro menguji coba aspal sirkuit Formula E pada 24-25 Februari 2020. Uji coba dilakukan di area seluas 20 meter persegi di sisi tenggara Monas. Namun, hasil uji coba itu menemukan adanya baretan pada batuan alam. Selain itu, sisa aspal memenuhi sela-sela batu alam.

    Baca: Jakpro Tampung Semua Masukan Soal Formula E

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id