Hotel Grand Cempaka Disulap Jadi Tempat Tinggal Petugas Medis

    Cindy - 26 Maret 2020 16:18 WIB
    Hotel Grand Cempaka Disulap Jadi Tempat Tinggal Petugas Medis
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan tempat tinggal sementara bagi tenaga medis yang menangani pasien positif korona (covid-19). Sebanyak 220 kamar disediakan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

    "Mereka bisa istirahat dengan tenang dan nyaman, semua kebutuhannya dipenuhi. Mereka tidak harus jauh-jauh pulang ke rumah. Keluarga pun merasa tenang," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Maret 2020.

    Anies mengatakan sebanyak 138 tenaga medis dari Rumah Sakit Pasar Minggu dan Rumah Sakit Tarakan telah memanfaatkan tempat tinggal sementara itu. Pemprov DKI juga akan menyediakan segala kebutuhan tenaga medis.

    Dia memastikan petugas medis yang masuk tempat tinggal sementara bakal menjalani sejumlah prosedur. Itu dijalankan mereka tak membawa virus dari luar.

    "Jadi semua tenaga medis yang datang mengalami proses desinfeksi dulu baru kemudian masuk ke fasilitas," ucap Anies.

    (Baca: Tenaga Medis Hingga PDP Ikut Rapid Test di Jakpus)

    Pihaknya juga tengah menyiapkan tiga tempat tinggal sementara tambahan untuk garda terdepan dalam menghadapi wabah covid-19 itu. Total, 700 tempat tidur disiapkan untuk bisa menampung seluruh tenaga medis di Ibu Kota.

    "Kami nanti berharap banyak tempat-tempat lain yang mau mendukung tenaga medis di dalam mereka menjalankan tugas kemanusiaan yang amat mulia ini," kata Anies.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan pandemi korona mungkin tidak akan selesai dalam hitungan hari bahkan minggu. Dia mengingatkan perlu ada kolaborasi antara warga, instansi, dan pemerintah setempat untuk bahu membahu menangkal penyebaran korona.

    Kasus positif korona di Jakarta semakin melonjak mencapai 495 orang hingga Kamis, 26 Maret 2020. Sementara itu, sebanyak 29 orang dinyatakan sembuh dan 48 orang meninggal.

    Sebanyak 50 tenaga medis terpapar korona saat menangani pasien. Mereka tersebar di 24 rumah sakit.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id