Anggaran Pembelian Lahan DKI Dipangkas

    Sri Yanti Nainggolan - 20 November 2019 01:30 WIB
    Anggaran Pembelian Lahan DKI Dipangkas
    Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Susanto
    Jakarta: Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengungkapkan anggaran pembangunan DKI Jakarta berkurang hingga Rp1 triliun dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020. Pemangkasan anggaran terbanyak pada alokasi pembelian lahan. 

    "Pengajuan (anggaran) bulan Juli 2019 itu Rp17 sekian triliun. Hasil rapat kerja, dengan adanya efisiensi jadi Rp16,5 triliun," terang dia di Jakarta, Selasa, 19 November 2019. 

    Ida menjelaskan bahwa pemotongan anggaran paling banyak pada pembelian lahan di hampir semua dinas. Tujuannya untuk efisiensi anggaran.

    "(Pembelian lahan) memang harusnya penting, tapi karena ada efisiensi. Saya belum tahu apakah kalau anggaran tetap (tidak dipotong), bisa kita masukkan lagi ke (pembelian) tanah," ujar politikus Fraksi PDI Perjuangan tersebut.  

    Salah satu pembelian daerah yang dipangkas adalah normalisasi Kali Ciliwung. Menurut Ida, seharusnya anggaran tersebut tak dipotong untuk tahun 2020. 

    "Karena defisit anggaran. Ada pendapatan pajak yang tidak turun maksimal," terang dia. 




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id