Kemendagri Evaluasi Lawatan Anies

    Candra Yuri Nuralam - 20 Juli 2019 04:19 WIB
    Kemendagri Evaluasi Lawatan Anies
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.



    Jakarta: Pelaksana tugas Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik segera mengevaluasi kunjungan ke luar negeri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bila ternyata tidak bermanfaat, Anies berpotensi dilarang mengajukan kunjungan kerja ke luar negeri untuk berikutnya.

    "Nanti kita akan evaluasi, kunjungan kerjanya berdampak yang urgent atau yang bermanfaat bagi DKI Jakarta. Pastinya akan ada evaluasi," kata Akmal dalam acara Primetime News Metro TV, Jumat 19 Juli 2019.

     



    Anies mempunyai waktu sepekan untuk membuat laporan hasil kunjungannya ke Kemendagri. Akmal mengingatkan agar dalam laporan itu juga mencantumkan manfaat yang dihasilkan.

    "Ketika ternyata hasilnya tidak bermanfaat kita akan larang untuk perjalanan berikutnya," tegas Akmal.

    Akmal menjelaskan, seorang kepala daerah harus bisa memilah agenda di luar negeri. Sebab, lawatan tersebut dibayar negara dengan biaya yang tidak murah. Kunjungan juga wajib memberi manfaat bagi daerah yang dipimpinnya.

    "Kunjungan ke luar negeri harus bermanfaat, contohnya Pak Gubernur DKI, kunjungan ke luar negeri harus bermanfaat untuk perkembangan ekonomi, pelayanan publik daerahnya," tandasnya.

    Anies menjadi gubernur yang cukup sering kunjungan ke luar negeri. Berikut daftar lawatan Anies dalam setahun terakhir:
     
    1. Mengunjungi Casablanca, Maroko, pada 18 April 2018. Anies menghadiri "The Third Edition of Smart Cities African Casablanca 2018" di Grand Hyatt Resort, Casablanca, Maroko.
     
    2. Di bulan yang sama, Anies bertolak ke Istanbul, Turki. Anies memenuhi undangan Wali Kota Istanbul Mevlüt Uysa hingga kunjungan lapangan ke Istanbul Water & Waste Management (ISKI).
     
    3. Pada Oktober 2018, Anies berkunjung ke Argentina menghadiri pertemuan Urban 20 Mayors Summit (U20) yang dihadiri pejabat kota-kota besar dari anggota negara G20 di Buenos Aires, Argentina.
     
    4. Pada 3 Mei 2019, Anies bertolak ke Singapura menghadiri konferensi mengenai pembangunan.
     
    5. Masih di bulan yang sama, Anies memilih pergi ke Tokyo, Jepang. Kepergian Anies sempat jadi kontoversi lantaran kondisi Ibu Kota sedang genting menjelang pengumuman resmi hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif 2019. Saat itu kerusuhan pecah pada 21 dan 22 Mei.
     
    6. Kemudian pada 9 Juli 2019, Anies pergi ke Kolombia. Dia menjadi pembicara World Cities Summit.
     
    7. Selepas dari Kolombia, Anies melanjutkan perjalanannya ke Amerika Serikat untuk menghadiri United States-Indonesia Society (USINDO).

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id