Opsi Alternatif Pemilihan Wagub DKI Terganjal Tatib

    Sri Yanti Nainggolan - 20 Maret 2020 11:38 WIB
    Opsi Alternatif Pemilihan Wagub DKI Terganjal Tatib
    Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Opsi alternatif mekanisme pemilihan wakil gubernur DKI menggunakan teleconference terganjal tata tertib (tatib). Sebab, tatib pemilihan wagub DKI disepakati dengan cara tertutup dan mencoblos.

    "Jadi (tatib) itu yang cukup menghambat," kata Ketua Panitia Pemilihan Wakil Gubernur (Panlih Wagub) DKI Jakarta Farazandi Fidiansyah saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020.

    Farazandi menyatakan sejatinya ada opsi lain, yakni pemisahan rangkaian antara tanya jawab dan voting. Mekanisme ini seharusnya dilakukan di hari yang sama. 

    "Misalnya pas penyampaian visi misi, tanya jawab dilaksanakan lebih dulu via video conference, nanti pemilihan paripurna kita undur," ujarnya.

    Baca: Paripurna Pemilihan Wagub DKI Tertutup untuk Umum

    Di sisi lain, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu belum bisa memastikan diundur atau tidaknya paripurna pemilihan wagub DKI. Hingga hari ini, jadwal pemilihan pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih sesuai ketetapan, yakni Senin, 23 Maret 2020.

    "Kita tetap jalan tanggal 23 (Maret) dengan catatan melihat perkembangan menuju hari Senin," ujarnya.

    Farazandi mengaku rutin melaporkan kondisi terkini di Jakarta, khususnya terkait penyebaran wabah virus korona. Pelaporan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan legislator.

    Kursi wagub DKI kosong sejak Agustus 2018. Jabatan wagub ditanggalkan Sandiaga Uno yang memilih mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ada dua kandidat yang bakal berebut kursi DKI 2, yakni Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansjah Lubis yang diusulkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id