DKI Luncurkan Program Kolaborasi Penataan Permukiman dan Persampahan

    Sri Yanti Nainggolan - 03 Maret 2021 10:42 WIB
    DKI Luncurkan Program Kolaborasi Penataan Permukiman dan Persampahan
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Cindy



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan dua program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB). Program ini akan fokus pada bidang penataan permukiman dan persampahan.

    "Banyak pribadi sukses ingin berbuat baik, tapi perlu wadah, dan KSBB inilah wadahnya," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam peluncuran program di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, Rabu, 3 Maret 2021.






    Anies mengatakan Pemprov DKI  bertugas melaksanakan pembangunan dan menggerakkan semua pihak untuk terlibat. Pemprov DKI tak akan memonopoli kebaikan dan mengajak semua pihak ikut memajukan Ibu Kota

    Menurut dia, KSBB juga bisa menjadi stimulus interaksi antarwarga. Apalagi, program tersebut mengurus perkampungan di Jakarta.

    "Tadi disampaikan ada program Kampung Asuh di Tanah Merah, Jakarta Utara, mudah-mudahan nanti yang terjadi lebih dari pembangunan infrastruktur keras, tetapi terbangun ikatan emosional antara yang didukung dan mendukung," papar dia.

    Anies menjelaskan KSBB ini merupakan program jangka panjang. Program ini diharapkan dapat memajukan pembangunan dan memperkuat persatuan di Jakarta.

    "Rasa solidaritas, rasa saling menghormati, dan menghargai itu akan muncul lewat program ini dan akan menjelma sebagai ikhtiar mengurangi ketimpangan sosial dan efek rasa dari ketimpangan tersebut karena warganya saling menolong dan saling support," ujar dia.

    Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman, Suharti, menjelaskan KSBB Penataan Permukiman merupakan gerakan membantu sesama masyarakat untuk peningkatan kualitas permukiman. Sehingga, penataan kawasan permukiman secara terpadu, kolaboratif, dan berkelanjutan.

    "Adapun lokasi KSBB Penataan Permukiman tersebar di 68 RW padat penduduk di Jakarta," kata Suharti.

    Terdapat tiga jenis paket KSBB Penataan Permukiman yang dibedakan berdasarkan kisaran estimasi biaya dan item pekerjaan. Yakni, paket penataan RW utama, paket penataan RW lengkap, dan paket penataan RW bersama.

    "Bagi masyarakat yang mau berkolaborasi mendukung KSBB Penataan Permukiman ini, dapat mengakses situs https://corona.jakarta.go.id/id," ujar dia.

    Baca: 338 Meter Kubik Sampah Banjir Terkumpul di Sungai Ciliwung

    Sedangkan, KSBB persampahan merupakan gerakan yang mempertemukan kolaborator dengan masyarakat terkait dalam kegiatan pengelolaan sampah. Dengan begitu, Jakarta menjadi lebih bersih.

    Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat bergabung menjadi kolaborator dengan mengakses https://plusjakarta.com/ksbb. "Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang, menjalar ke jangkauan yang lebih luas lagi, untuk mengubah apa yang sekarang dianggap sebagai masalah bisa menjadi solusi dan realita baru," terang Suharti.

    Kolaborasi ini dikerjakan dengan menggandeng agregator, yakni Yayasan Tunas Muda Care (T-Care), Yayasan Rumah Sosial Kutub, dan Baznas Bazis DKI Jakarta. Kemudian, Yayasan Rumah Zakat, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Human Initiative, dan Yayasan Plan Indonesia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id