Anies Atur Durasi Makan di Warteg Maksimal 20 Menit

    Kautsar Widya Prabowo - 27 Juli 2021 12:42 WIB
    Anies Atur Durasi Makan di Warteg Maksimal 20 Menit
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Azizah



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperbolehkan masyarakat makan di warung tegal (warteg) dan sejenisnya. Namun, durasi makan dibatasi. Hal itu diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 938 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4.

    "Jam operasional warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya sampai denhan pukul 20.00 WIB dan maksimal pengunjung makan ditempat tiga orang dan waktu makan makasimal 20 menit, dengan penerapan protokol kesehatan," isi aturan yang ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dikutip Medcom.id, Selasa, 27 Juli 2021. 

     



    Sedangkan, untuk restoran, rumah makan, dan kafe yang berada di dalam gedung tidak diperbolehkan melayani makan di tempat. Makanan harus dibawa pulang.

    Pusat perbelanjaan, mal, dan pusat perdagangan ditutup sementara. Dikecualikan bagi pegawai toko yang melayani penjualan online. Namun, jumlah orang dibatasi maksimal tiga orang setiap toko.  

    Baca: Anies Beberkan Banyak Pasien Isoman Meninggal

    Kepgub ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 dan Level 3 di Jawa dan Bali. Mendagri Tito Karnavian mengatur waktu pengunjung yang makan di warung makan, warteg, pedagang kaki lima (PKL), dan sejenisnya selama 20 menit. Waktu tersebut dinilai cukup untuk menyantap makanan.

    "Jadi makan tanpa banyak bicara dan kemudian 20 menit cukup, setelah itu memberikan giliran kepada anggota masyarakat yang lain," ujar Tito dalam konferensi pers secara virtual, di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 26 Juli 2021.

    Tito menekankan aturan itu upaya mengurangi kegiatan yang berpotensi menularkan covid-19 melalui droplet. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat seseorang tengah berbincang-bincang langsung atau tertawa keras.

    "Mungkin kedengaran lucu (batas waktu makan), tapi di luar negeri, di beberapa negara lain sudah lama diberlakukan itu," kata dia

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id