Anies Bakal Cabut Diskon Pajak Lapangan Golf Era Jokowi

    Siti Yona Hukmana - 08 Mei 2018 17:01 WIB
    Anies Bakal Cabut Diskon Pajak Lapangan Golf Era Jokowi
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mencabut diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lapangan golf sebesar 50 persen yang diatur pada masa pemerintahan Joko Widodo. Dia menilai diskon yang diberikan tidak adil. 

    "Pergub 141 tahun 2014 itu memberikan potongan PBB atas lapangan golf. Ini yang kita rasakan sebagai suatu yang tidak adil di Jakarta," kata Anies di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Mei 2018.

    Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 141 Tahun 2014 tentang pengurangan pajak dan bumi lapangan golf disebutkan, pengurangan lantaran lapangan golf adalah fungsi lain dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan daerah penyerapan air. 

    Namun, Anies menilai lain. Menurut dia, lapangan golf banyak membutuhkan air.

    "Jelas beda dengan RTH, karena RTH tidak perlu disirami terus menerus. Sedangkan lapangan golf perlu disirami terus untuk menyirami rumputnya, agar rumput terkelola," tutur dia. 

    (Baca juga: Penerimaan Pajak DKI Ditargetkan Rp38,125 Triliun)

    Maka itu, Anies menilai, pemberian diskon 50 persen untuk lapangan golf tidak nyambung dengan keinginan untuk memberikan ruang bagi serapan air. Selain itu, ia mengatakan diskon 50 persen itu juga tidak bermanfaat bagi pemain golf.

    "Jadi pemain golf tidak merasakan manfaat dari diskon 50 persen. Yang merasakan manfaatnya hanya pemiliknya saja. Boleh dicek pemain golf selama empat tahun terakhir ini apakah mereka turun biaya sewa. Sama saja, tetap saja," tutur Anies.

    Dia menyebut, agar lebih bermanfaat, pemberian insentif pajak bakal diberikan untuk kegiatan-kegiatan bagi masyarakat. 

    "Kita ingin agar di Jakarta ini pemerintah memberikan pesan berkeadilan. Pemberian diskon atas PBB justru nanti kita akan berikan kepada para veteran dan keluarganya, anak cucu para pendiri kemerdekaan, perintis kemerdekaan, pahlawan-pahlawan kita, lembaga-lembaga sosial dan lembaga pendidikan," pungkas Anies.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id