RTH Muara Karang Dijadikan Pusat Kuliner Karena Tak Terawat

    Sri Yanti Nainggolan - 05 Februari 2020 11:03 WIB
    RTH Muara Karang Dijadikan Pusat Kuliner Karena Tak Terawat
    Ilustrasi RTH. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Pemprov DKI Jakarta bakal mengubah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Karang jadi pusat kuliner. Penataan dilakukan lantaran RTH tidak terawat. 

    "Tahun 2018 sempat di-hold, ada beberapa persyaratan masih proses belum selesai. Nah, sekarang izin sudah keluar," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Aset dan Properti PT Jakarta Utilitas Propertindo, Hafidh Fathoni, saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Februari 2020.

    Hafidh mengungkapkan lahan milik PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu bakal dibangun sejumlah hal. Dia menyebut pusat kuliner cuma 11 persen dari total 2,3 hektare lahan. 

    Nantinya, juga dibangun jogging track, taman, hingga kantong parkir. Tujuannya untuk estetika. 

    "Rencananya, yang kami tahu, bangunan akan semi permanen. Bentuknya seperti kontainer," beber dia. 

    RTH Muara Karang Dijadikan Pusat Kuliner Karena Tak Terawat
    Ilustrasi lahan hijau di Ibu Kota. Foto: Media Indonesia

    Rencana pembangunan pusat kuliner di RTH Muara Karang, Jalan Pluit Karang Indah Timur, Pluit Penjaringan, Jakarta Utara disesalkan. Rencana itu diungkap anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Perjuangan Gembong Warsono. 

    Lahan di Muara Karang itu mulanya digunakan masyarakat berjualan tanaman. Kemudian, di era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, lahan direlokasi jadi RTH berupa taman.



    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id