Anies Sebut Jakarnaval Menggerakkan Ekonomi Ibu Kota

    Sonya Michaella - 30 Juni 2019 18:38 WIB
    Anies Sebut Jakarnaval Menggerakkan Ekonomi Ibu Kota
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka acara Jakarnaval 2019. Medcom.id/Sonya M
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi membuka rangkaian Jakarnaval 2019 yang merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-492. Anies menyambut sekitar 5.000 peserta karnaval.

    Rangkaian karnaval dimulai dari marching band, tari nusantara hingga barongsai. Acara ini juga dihadiri sejumlah perwakilan kedutaan besar di Jakarta. 

    “Panggung rapi tertata, warga yang menaati peraturan dan jalanan yang rapih dan bersih menandakan wajah baru Jakarta di usia yang baru,” kata Anies dalam pidato pembukaan di depan Balai Kota Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.

    Anies mengatakan rangkaian HUT ibu kota berjalan dengan baik. Ia menyebutnya sebagai bukti Jakarta kota yang aman, damai, dan seluruh warga terlibat di semua acara.

    “Wajah baru Jakarta di usia baru ini bukan sekadar tampilan fisik tetapi terkait cara pandang dan cara bekerja untuk tujuan-tujuan yang lebih besar,” ucap dia.

    Dia juga mengatakan Jakarta banyak mendapat penghargaan. Hal tersebut membuktikan Jakarta dapat terus maju dengan suasana kota yang didukung oleh warganya.

    “Jakarta dinilai sebagai kota yang berada di jalur  yang benar, di arah yang benar yang berasal dari kerja cepat untuk mencapai tujuan kita beesama untuk Jakarta yang maju dan warganya yang merasakan kebahagiaan atas kemajuan itu,” tutur dia.

    Selain itu, Anies juga bertekad untuk lebih sering menggelar karnaval di ibu kota. Menurut dia, karnaval bisa menggerakkan perekonomian.

    "Kita dalam proses persiapan menyelenggarakan karnaval lebih sering lagi. Insya Allah, pertengahan Juli kita akan umumkan deretan event yang akan diselenggarakan,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Minggu 30 Juni 2019.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menambahkan karnaval membawa pengaruh lebih baik untuk perekonomian kota Jakarta, terutama untuk sektor informal dan mikro.

    “Kita menyadari kondisi ekonomi Indonesia yang efektif itu ya dari sektor informal seperti ekonomi kreatif dan wisata. Kombinasi pertumbuhan dua-duanya itu bisa dicapai dari penyelenggaraan karnaval,” tutur Anies.

    Ketika ditanya mengenai anggaran, Anies mengaku telah mengalokasikan anggaran untuk seni dan budaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019. Ia menegaskan Pemprov DKI menciptakan lapangan kerja dari karnaval.

    “Ini contoh ya, anggaran Rp3 miliar, maka jumlah itu berputar di masyarakat lewat sanggar-sanggar dan kegiatan seni. Jadi, pemerintah sebagai pendorong perekonomian lewat kegiatan-kegiatan itu,” jelas dia.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id