• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Banjir di Cengkareng Drain Diklaim Surut dalam 2 Jam

M Sholahadhin Azhar - 12 Oktober 2018 11:37 wib
Cengkareng Drain, Kembangan, Jakarta Barat. Foto: Medcom.id/M
Cengkareng Drain, Kembangan, Jakarta Barat. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Penanganan banjir di wilayah Cengkareng Drain, Kembangan Utara, Jakarta Barat, diklaim telah maksimal. Banjir diklaim surut dalam hitungan jam.

"Dua jam paling parah, enggak pernah lebih," kata Hidayat, Petugas Satpol PP Kembangan Utara, pada Medcom.id di Kelurahan Kembangan Utara, Jumat, 12 Oktober 2018.

Ia tak menampik kawasan di sekitar Cengkareng Drain kerap kebanjiran. Namun, banjir ditangani cepat. Sejak era Gubernur Joko Widodo, peralatan permanen seperti pompa air mulai diperhatikan.

"Sekarang yang Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) juga cepat. Kalau banjir kita diarahkan jaga per sif," ungkap Hidayat.

Menurut dia, pada tahun 2000, banjir di Cengkareng bisa setinggi 1 meter. Namun, saat ini tidak terjadi lagi.

Hidayat mengaku tak memahami berapa anggaran dana penanganan banjir. Namun, dia memastikan pihaknya bersinergi dengan Kecamatan Kembangan dalam menanggulangi banjir. 

"Jadi, kalau sudah banjir kita infokan ke kecamatan. Kalau dirasa parah, ya, mereka bawa pompa penyedot mobil," kata dia.

Baca: DPRD DKI Desak Anies Normalisasi Sungai

Kawasan di sekitar Cengkareng Drain memang sering dilanda banjir saat musim penghujan. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah menyebut ada delapan kelurahan di wilayah itu, termasuk Kembangan Utara, yang rawan banjir. 

Selain itu, ada 121 kelurahan lain yang terdampak. Wilayah-wilayah itu berada di sepanjang kali yang belum dinormalisasi. Rinciannya, Kali Angke (enam kelurahan), Kali Pesanggrahan (21 kelurahan), Kali Krukut (12 kelurahan), dan Kali Ciliwung (28 kelurahan).
 
Sementara itu, di Kanal Banjir Barat ada 10 kelurahan yang terancam. Di Kali Ciliwung Lama ada sembilan kelurahan, Kali Sunter ada 23 kelurahan, dan Kali Cipinang ada 12 kelurahan.




(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.